Kaleidioskop 2022, Program Kukar Peduli Lingkungan, Pemanfaatan Void Hingga Desa Ramah Lingkungan
Kepala DLHK Kukar Alfian Noor
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Sebagai wujud komitmen untuk memajukan semua sector pembangunan di Kabupaten
Kutai Kartanegara, Pemerintah Kukar memiliki program dedikasi yang tertuang
dalam program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026,
salah satunya adalah program Kukar peduli lingkungan melalui Dinas Lingkungan
Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara.
Pada program peduli lingkungan tersebut telah
terlaksana pada 2022 ini, diantara adalah terkait dengan pemanfaatan lubang
(void) tambang, untuk pengairan pertanian.
DLHK Kukar melakukan inventarisasi void
tambang, yang berada di kawasan yang telah ditetapkan sebagai pertanian
berbasis kawasan, yakni 5 kawasan, diantaranya Kecamatan Tenggarong, Tenggarong
Seberang, Sebulu, Muara Kaman, dan Loa Kulu.
"Kami 2022 ini diminta untuk
iventarisasi void untuk pengairan pertanian, ada 18 void yang terdata pada 5
kawasan tersebut, dan hal tersebut juga telah dikoordinasikan dengan
Kementerian ESDM," kata Kepala DLHK Kukar Alfian Noor kepada
Poskotakaltimnews.
Program pemanfaatan void tersebut telah
clear, sebab pihak perusahaan juga setuju dengan Pemkab Kukar dalam hal ini
yakni pemanfaatan void, untuk pengairan pertanian. Sementara saat ini prosesnya
pada tahapan studi kelayakan (Feasibility Study) dan Detail Engeneering Design
(DED) oleh Dinas PU Kukar.
Selanjutnya pada program peduli lingkungan, yaitu
program pengelolaan sampah. Dalam program tersebut DLHK Kukar telah
merampungkan rencana induk persampahan, atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA),
rencana tersebut tinggal menunggu ditandatangani oleh Buoati Kukar. Sementara
ada 7 kluster atau induk persampahan di Kukar nantinya.
7 kluster tersebut berada di Kecamatan Loa
Janan, Samboja, Muara Badak atau Marang Kayu, Tenggarong Seberang, Kota Bangun,
Kenohan atau Kembang Janggut.
"Kami juga melengkapi sarana dan
prasarananya, seperti tahun ini ada 13 unit Dump Truck (DT), 32 unit motor
viar, dan 6 unit mobil pick up. Guna mendukung sistem pengelolaan sampah,
sehibgga permasalahan persampahan di Kukar bisa terurai," sebutnya.
Target keberhasilan dalam design pengelolaan
persampahan di Kukar meliputi terbentuk TPA dengan sistem Control Landfill dan
Sanitary Landfill, sebanyak 7 kluster yang terbangun di beberapa lokasi
Kecamatan, terpenuhinya sarana dan prasarana pengelolaan sampah baik
pengurangan sampah dan penanganan sampah.
Meningkatnya nilai pengelolaan sampah
Kabupaten dan Ibu Kota Kabupaten yang dituangkan dalam Neraca Pengelolaan
Sampah, dan tertatanya sistem pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah
sejenis sampah rumah tangga.
Selain itu, ada program desa ramah lingkungan,
pada program tersebut DLHK Kukar menargetkan ada 71 desa yang masuk ke dalam
program desa ramah lingkungan. Sementara untuk penilaian program desa ramah
lingkungan dilakukan pada awal 2023 mendatang.
"Kami iventarisir dan koordinasikan
dengan Kecamatan, paling tidak desa mana saja yang ditunjuk Kecamatan yang
mendekati dengan unsur unsur penilaian, dan penilaiannya awal 2023. Sementara
kategori untuk menjadi desa ramah lingkungan ialah memiliki pengelolaan sampah,
penghijauan dan lain sebagainya," tuturnya.
DLHK Kukar telah merampungkan peraturan
Bupati terkait desa ramah lingkungan. Di dalam peraturan Bupati telah
ditetapkan, untuk menjadi acuan program desa ramah lingkungan.
Kemudian pada program peduli lingkungan, DLHK
Kukar memiliki program dunia usaha ramah lingkungan. Program tersebut menyasar
pihak dunia usaha, berkaitan dengan menanam satu juta pohon.
"Dari awal 2022 hingga saat ini sudah
banyak perusahaan yang melakukan penanaman pohon, jadi program penanaman satu
juta pohon ini bukan untuk dunia usaha saja, tapi semua pihak juga bisa
terlibat," ungkapnya.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada
semua pihak atas kolaborasinya, sehingga semua program DLHK yang masuk ke RPJMD
berjalan dengan baik. Pada 2023 program yang sudah berjalan terus dikawal dan
dievaluasi, sehingga memberikan dampak positif terhadap lingkungan.(riz)