Bonus Atlet Berprestasi Masih Belum Direalisasikan, Dewan Kecewa
Ketua DPRD Berau Madri Vani
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB-
Kendatipun momen Pekan Olah Raga Propinsi (Porprop) Kaltim sudah berakhir
dimana Kabupaten Berau tidak saja bisa sukses sebagai tuan rumah pelaksana tapi
juga sukses prestasi berhasil menjadi
juara 2. Ternyata keberadaannya masih menyisakan PR dimana semua atlet
Berau yang berprestasi meraih mendali baik itu emas, perak dan mendali ternyata
belum mendapatkan bonusnya dari Pemkab Berau. Sebagaimana dijanjikan bahwasanya peraih mendali emas
sebesar Rp 50 juta, mendali perak Rp 35 juta dan mendali perunggu Rp 25 juta.
Semua janji bonus para atlet itu realisasi anggarannya menunggu Anggaran Belanja Tambahan (ABT)
Perubahan 2023 mendatang.
“Inpormasi ini sangat mengecewakan kami dan
juga heran mengapa Pemkab Berau tidak mengangarkan hak para atlet berprestasi itu di anggaran
murni 2023, yang seperti kita ketahui keberadaan APBD Berau murni 2023
nominalnya tinggi,”jelas ketua DPRD Berau Madri Vani memimpin langsung Rapat
Gabungan Komisi Dan Pimpinan DPRD Berau
dengan agenda evaluasi Atlet dan Cabor Pasca Pelaksanaan Porprop Tahun 2022
digelar dikantor dewan Jl Gatot Subroto, Senin (13/2) kemarin. Belum
dibayarkannya bonus para atlet berprestasi ini tambah Madri Vani dikhawatirkan
bisa menjatuhkan mental para atlet yang berprestasi yang bisa saja berprasangka
itu hanya janji semata.
“Padahal mental para atlet membawa nama harum
Berau ini seyogyanya harus kita dukung dengan memberikan semua menjadi haknya,
karena ada momen-momen lain menunggu mereka untuk berprestasi lagi , seperti
PON dan momen dalam 4 tahun lagi kembali akan digelar Porprop Kaltim lagi,”tandasnya menyampaikan
kekecewaan. Disampaikan Madri Vani lagi terdata ada sebanyak 524 atlet yang berprestasi, maka
dipastikan tidak sedikit anggaran yang harus dikeluarkan Pemkab Berau membayar
hak bonus para atlet. “Jujur awalnya kami sempat bertanya diusulkan dianggaran
mana pemberian bonus para atlet tersebut , karena kami sekali tidak tahu, ya
wajar karena memang belum diusulkan dan dibahas sama kami,”tukas Madri Vani
lagi seraya mengakhiri penjelasannya. (sep/adv)