Puluhan Petani Sawit Demo ke DPRD Berau

img

Para petani sawit saat demo di DPRD Berau

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Petani sawit mandiri Kecamatan Segah berunjuk rasa di depan kantor DPRD pada Selasa siang (21/03/2023).

Unjuk rasa ini dilakukan lantaran adanya dugaan kepada oknum DPRD Berau terkait vinasi terhadap PT. Brau Argo Asia (BAA) yang berimbas kepada hak-hak petani sawit mandiri yang ada di Kampung Gunung Sari Kecamatan Segah.

Para petani sawit khususnya di Kampung Gunung Sari merasakan dampak baik atas keberadaan PT.BAA dari segi harga yang diberikan kepada petani sawit.

Fakta dilapangan PT. BAA hingga hari ini membeli hasil panen kelapa sawit petani sebesar Rp 2.500,- per kg, sedangkan harga yang ditetapkan Disbun kaltim justru dibawah Rp 2.458,60 per kg, sementara itu perusahaan PT Hutan Hijau Emas (HHM) salah satu perusahaan raksasa hanya membeli hasil panen Rp 2.200,- per kg.

Masyarakat Petani sawit menganggap keberadaan PT. BAA memberikan dampak baik serta meningkatkan perekonomian para petani mandiri di Segah dan juga berdampak pada Penghasilan Asli Daerah (PAD) Berau.

Para petani sawit meminta kepada Pemerintah Kabupaten Berau dan DPRD untuk mengawal PT. BAA agar tetap beroprasi di Kampung Gunung Sari Kecamatan Segah.

Bupati Berau, Sri Juniarsih yang kebetulan berada di Kantor DPRD menghimbau kepada para petani untuk tidak anarkis, dan meminta 10 perwakilan dari petani sawit masuk kekantor DPRD untuk membicarakan hal-hal apa saja yang diingankan oleh para petani sawit Segah.

“Saya sangat mendukung penuh terhadap petani sawit, saya minta perwakilan 10 orang untuk bicara dengan kami, agar kami bisa tau masalah yang sebenarnya,” ucapnya. (sep/ima)