Program Unggulan Distanak Kukar, Kembangkan Jeruk Borneo
TENGGARONG, Dinas Pertanian dan
Peternakan Kutai Kartanegara memiliki program cukup brilian, yakni mencanangkan
penanaman 10 ribu bibit jeruk borneo, yang nantinya akan ditanam dilahan
sekitar 25 hektar milik rakyat, yang berada di Tenggaron dan Anggana.
Meski belum tahu seperti apa hasilnya
dan berapa pos anggaran yang terkuras dalam program ini, dan pada 2017 ini
program tersebut akan diwujudkan.
Dari 10 ribu program penanaman bibit
jeruk itu sudah terealisasi 4 ribu bibit yang sudah dibagikan cuma cuma ke
masyarakat.
Menurut Kasi Produksi Hortikultura Dinas
Pertanian dan Peternakan Kukar Suhardi, dua bulan lalu telah diserahkan bibit
jeruk ke masyarakat di Bukit Biru, dimana bibit tersebut akan ditanam dilahan
sekitar luas 10 hektar. Dan Suhardi sangat yakin, Bukit Biru Tenggarong akan
menjadi sentral jeruk berneo di Kaltim.
“Tanaman jeruk borneo sangat cocok jika
ditanam ditanah kita, sehingga saya yakin dengan hasilnya akan lebih maksimal.
Selama ini kondisi pasar jeruk di Kutai Kartanegara ini masih tergantung dengan
luar ,jadi kami ingin di Kukar untuk tahun ini nanti menjadi sentral jeruk
kalau bisa kita yang mengirim kan sampai keluar daerah”kata Suhardi saat
ditemui Poskota Kaltim diruang kerjannya,kemarin.
Suhardi menjelaskan keunggulan dari
jeruk borneo ini selain manis dan sedikit ada asamnya,juga harga yang relatif
murah , sehingga masyarakat bisa dengan
mudah untuk membeli jeruk borneo
tersebut.
“Kita disini mempunyai lahan yang cukup
luas ,saya berharap wilayah-wilayah yang cocok nanti lagi untuk jeruk akan
menjadi jual beli yang tinggi untuk
nantinya”katanya.*ric/poskotakaltimnews.com