Pemkab Berau Terus Berupaya Dalam Penanggulangan Stunting

img

 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, gelar Kampanye Percepatan Penurunan Stunting bersama Komunitas dan Forum Generasi Berencana, Anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja se Kabupaten Berau. Bertempat di Gedung Balai Mufakat Kabupaten Berau, Rabu (05/04/2023).

Bupati Berau Sri Juniarsih, yang diwakili Staf Ahli Bupati, Jaka Siswanta, dalam sambutannya pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BKKBN

Provinsi Kalimantan Timur atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk perhatian kepada Kabupaten Berau, terutama dalam upaya penurunan kasus stunting.

Berdasarkan program Bangga Kencana Tahun 2022 Kabupaten Berau telah menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan, di mana hasil Long Form Sp

2022 Kabupaten Berau menunjukkan angka TFR 2,28 dan ASFR 15-19 Tahun sebesar 37.

“Tetapi ada tantangan yang perlu menjadi perhatian kita bersama yaitu menurunkan angka kebutuhan pelayanan KB yang tidak terpenuhi, salah satunya dengan meningkatkan pelayanan KB,” ucapnya.

Ia pun menyoroti mengenai data pernikahan dan kehamilan remaja di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya.

“Padahal ada begitu banyak dampak yang ditimbulkan dari pernikahan usia dini terhadap Kesehatan fisik, antara lain meningkatkan risiko yang lebih besar pada kasus kanker serviks. infeksi menular seksual, risiko komplikasi kehamilan, bahkan risiko kematian saat persalinan,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan pendidikan dan pengetahuan perlu ditanamkan kepada kelompok remaja. Gerakan sosialisasi dan penyadaran juga harus terus dilakukan agar kasus pernikahan usia dini sebagai muasal dari kasus stunting dapat diminimalisir.

Dengan terbentuknya Komunitas Generasi Berencana (GenRe), di bawah binaan DPPKBP3A Kabupaten Berau, diharapkan dapat menjadi wadah bagi para remaja untuk belajar bersama tentang perilaku hidup sehat, pencegahan risiko Triad KKR (seksualitas,

HIV/Aids, dan napza), pendewasaan usia perkawinan, bercita-cita mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera, dan menjadi Duta Generasi Berencana.

“Kami menantikan peran remaja sebagai generasi penerus, untuk dapat menjadi agen perubahan, yang kemudian melahirkan generasi-generasi baru yang sehat dan kuat,” ujarnya.

Pihaknya berpesan kepada para remaja, terutama yang tergabung dalam Komunitas GenRe Kabupaten Berau dan komunitas pemberdayaan remaja lainnya, agar terus bersemangat dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pencerdasan kepada remaja Kabupaten Berau.

“Saya berharap, anak-anakku sekalian dapat terus berperan aktif dalam langkah mewujudkan generasi muda yang cerdas dan berakhlak. Jadilah generasi penerus yang berkualitas, karena masa depan daerah dan bangsa ini ada di tangan kalian,” tutupnya. ,(sep/ima)