Wagub: IKN Menjadi Harapan Membangun Kaltim
Hadi Mulyadi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Wakil Gubernur
Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan walaupun Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
Kaltim terus meningkat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) diatas target, tapi
perlu dipahami bahwa daerah tidak akan
mampu membangun secara maksimal, kalau komposisi APBN dan APBD masih seperti sekarang ini.
“Makanya
pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, menjadi harapan kita untuk membangun Indonesia Timur
dan khususnya Preovinsi Kalimantan
Timur,” kata Hadi Mulyadi usai memimpin
upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXVII tahun 2023, di Halaman
Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (29/4/2023) lalu.
Wagub hadi Mulyadi menambahkan, daerah-daerah
yang pendapatan asli daerahnya dibawah 20 persen tentu tidak bisa membangun,
dan Provinsi Kaltim yang PADnya 50 persen dari APBD tetap saja kalau bicara
totalnya masih kurang, karena luas daerah Kaltim yang begitu luas.
“Oleh karena kita ajak semua harus
bekerjasama baik itu swasta, pemerintah pusat,
pemerintah daerah untuk bersama-sama
membangun daerah, sebagaimana amanat Presiden harus membangun dari desa,” tandasnya.
Wagub Hadi Mulyadijuga menyadari bahwa
pembangunan Kalimantan Timur yang di selenggarakan bersama tidak akan pernah
sempurna, karena luasnya Kalimantan
Timur luar biasa. Sementara dana
terbatas. Oleh karena itu semua
harus berjuang kepada pemerintah pusat
untuk mendapatkan banyak hal dalam membangun Kaltim.
Dia menambahkan, Kalimantan Timur luasnya
sama dengan Pulau Jawa. Dimana di sana ada
6 provinsi. APBD mereka bila ditotalkan lebih dari Rp500 triliun, ditambah lagi dengan DAK-nya, bisa mencapai
raturan triliun.
“Sementara APBD Kalimantan Timur walaupun
kita telah berjuang sehingga APBD kita
terus meningkat Rp17,2 triliun, tapi nilainya juga belum cukup untuk
membangun Kalimantan Timur. Oleh karena
itu bupati wali kota kita ajak untuk terus
berjuang bersama-sama untuk membangun Kaltim,” ujarnya.
Melihat realita tersebut Hadi Mulyadi menegaskan mau tidak mau
harus bersama-sama memastikan pemerintah pusat agar dapat memberikan perhatian serius kepada Kalimantan
Timur sebagai daerah yang memberikan subsidi besar, bagi
devisa negara.
“Dan siapapun yang terpilih meminpin Kaltim nanti harus bisa melanjutkan
program pembangunan Kaltim yang telah
dibuat. Pembangunan Kaltim harus berkelanjutan dan tidak boleh berhenti,"
tegasnya.
Mantan legislator Karang Paci dan Senayan itu
juga mengingatkan agar seluruh organisai perangkat daerah (OPD) dan
biro-biro di lingkup Pemprov Kaltim
kiranya dapat terus meningkatkan disiplin dan kinerjanya.
"Capaian program dan kinerja seluruh OPD dan biro-biro harus
dilanjutkan, dipertahankan dan
ditingkatkan, dan program-program pembangunan yang kita laksanakan tersebut dapat
mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kaltim,” pinta Hadi Mulyadi. (mar)