Pemkab Kukar Berikan Bantuan Sapras Perikanan ke KUB dan Pokdakan Loa Kulu
Penyerahan bantuan alat tangkap, indukan nila dan pakan kepada KUB di Loa Kulu
POSKOTAKALTIMNEWS.CM,
KUTAI KARTANEGARA-
Wakil Bupati Kukar H Rendi Solihin menyerahkan bantuan sarana dan prasarana
perikanan berupa alat tangkap, indukan ikan nila dan pakan kepada Kelompok
Usaha Bersama (KUB), dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), di Kecamatan Loa
Kulu, Jum'at (5/5/2023).
Pemyerahan tersebut didampingi oleh
perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Camat Loa Kulu Adriansyah, dan
sejumlah Kepala Desa yang ada di Loa Kulu.
Rendi Solihin mengatakan, bantuan yang
diberikan oleh Pemkab Kukar merupakan bentuk komitmen dan perhatian pada sektor
perikanan di Kukar. Pemkab Kukar memiliki 23 program dedikasi, salah satunya yakni
25 ribu nelayan produktif.
"Nelayan kita tersebar, hampir di
seluruh Kecamatan itu ada pusat pusat perikanannya, contoh di wilayah pesisir
sebagian besar nelayan tangkap dan budidaya udang windu," kata Rendi
Solihin kepada Poskotakaltimnews.
Sementara di zona tengah ada produksi
pembudidaya.nelayan keramba, nelayan tangkap sungai, dan dihulu juga sama.
Artinya karakteristik Kukar sangat spesial, karena Kukar memiliki Sumber Daya
Alam dalam hal ini memiliki potensi perikanan.
"Tahun ini kita telah menggelontorkan
Rp. 219 Milliar, yang menyasar kepada 25 ribu nelayan di Kukar, baik kelompok
nelayan, atau pokdakan yang berada di 3 zona," ungkapnya.
Sementara itu secara terpisah, Kepala Dinas
Kelautan dan Perikana (DKP) Kukar Muslik menuturkan, ada beberapa KUB dan
Pokdakan yang menerima bantuan perikanan di Kecamatan Loa Kulu, diantaranya KUB
Cahaya Ketari di Desa Rempanga, Putra Mahakam di Loa Kulu Kota.
"Pokdakan Lamin Manila Sejahtera di desa
Sepakat, dan Mina Mitra Jaya di desa Loa Kulu Kota. Bantuan tersebut berupa
alat tangkap kawat tempirai, calon indukan ikan nila dan pakan," ucap
Muslik
Sementara DKP akan menyerahkan bantuan sarana
produksi perikanan kepada 33 kelompok pemudidaya ikan dan kelompok nelayan.
"Bantuan itu berupa alat tangkap ikan
kawat tempirai dan rengge, mesin ketinting, keramba, pakan ikan, benih ikan
unggul, dan induk ikan unggul, dengan alokasi anggaran sekitar Rp. 5
Milliar," tutupnya.(riz/adv)