Songsong IKN, Desa Loa Duri Ulu Terus Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Guna menyongsong Ibu Kota Nusantara (IKN) yang ada di Kalimantan Timur
(Kaltim), Desa Loa Duri Ulu fokus untuk mengembangkan pertanian di desanya. Hal
ini dilakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan pangan khususnya di IKN nantinya.
Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad
mengungkapkan pihaknya terus berupaya meningkatkan produktivitas dari sektor
pertanian, khususnya padi. Dimana untuk lahan persawahan yang ada di Loa Duri
Ulu seluas 130 hektar.
Ia menyebut Desa Loa Duri Ulu terdiri dari
beberapa kawasan, salah satunya terletak di Dusun Batu Hitam, di sebrang sungai
Mahakam yang memiliki hamparan sawah seluas 100 Ha.
"Kami terus melakukan pembenahan
disektor pertanian. Karena desa kami, masuk dalam kawasan pertanian Kukar akan
menjadi lumbung pangan dalam persiapan IKN." ungkap Arsyad.
Dirinya mengungkapkan dengan kehadiran IKN.
Desanya tengah fokus meningkatkan produktivitas produksi pangan. Baik beras,
maupun juga sayur-mayur.
Untuk mengembangkan pertanian, Desa Loa Diri
Ulu telah berkordinasi aktif baik dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Maupun langsung dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar. Untuk
menyiapkan Sarana dan Prasarana (Sapras) pendukung, di sektor pertanian.
"Dan tahun ini kami fokus untuk
perbaikan infrastrukturnya, mulai dari akses jalan sampai saluran irigasi. Dan
alhamdulillah dalam 3 tahun ini, kita 3 kali dapat bantuan program irigasi
Perkumpulan Petani Pemakaian Air (P3A) dari Balai Pengairan PU Provinsi Kalimantan
Timur (Kaltim)," sebutnya.
Dikatakan Arsyad pembangunan ini dilakukan
secara perlahan, produktivitas para petani di desanya mulai mengalami
peningkatan. Bahkan tahun lalu, sudah ada kelompok tani yang berhasil mencapai
3 kali panen, dalam satu tahun.
"Kami Pemerintah Desa Loa Duri Ulu terus
berupaya, meningkatkan hasil produksi khususnya komoditi padi sawah. Untuk saat
ini rata-rata 1 hektar lahan itu menghasilkan 2-3 ton beras," pungkasnya.(adv/pk)