Optimalkan Irigasi Melalui Program RTTG, Dukung Peningkatan Sektor Pertanian di Berau

img

Sidang pengaturan pola tata tanam dan pengembangan infrastruktur irigasi berkelanjutan yang digelar oleh Komisi Irigasi Kalimantan Timur

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Kendatipun daerah irigasi termasuk sumber daya air yang ada di Kabupaten Berau memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, kenyataannya dilapangan  banyak daerah irigasi yang belum optimal dalam pengelolaannya.

Kondisi itu menyebabkan produktivitas lahan persawahan hasilnya  belum sesuai dengan apa yang diharapkan.

“ Melalui kegiatan yang ada saya meminta dukungan dari pihak Irigasi Kalimantan Timur dengan membentuk komisi irigasi dapat menjadi sarana diskusi antar petani yang pada akhirnya dapat mendongkraktor sktor pertanian di Berau,” demikian hal diungkapkan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, saat hadiri sidang pengaturan pola tata tanam dan pengembangan infrastruktur irigasi berkelanjutan yang digelar oleh Komisi Irigasi Kalimantan Timur,yang dilaksanakan di Hotel Exclusive, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau baru-baru ini.

Keberadaan  3 kampung di Kabupaten Berau yang dapat dijadikan percontohan dari beberapa  kampung yang dipilih menjadi percontohan Rencana Tata Tanam Global (RTTG) yakni  Labanan, Semurut dan Kampung Buyung-buyung.

Dalam kesempatan itu Bupati Sri Juniarsih meminta kepada Komisi Irigasi Kaltim untuk berkenan mendapatkan gambaran yang nyata tentang kinerja dearah irigasi.

“Karena pihaknya, ingin melihat pengelolaan daerah irigasi yang sudah baik dan juga dearah irigasi yang masih membutuhkan penanganan dalam pengelolaannya. Saya meminta dukungan dari pihak Irigasi Kalimantan Timur, karena dengan terbentuknya komisi irigasi dapat menjadi sarana diskusi antar petani.Termasuk keberadaan  komisi irigasi akan mengagendakan sidang untuk membahas Rencana Tata Tanam Global (RTTG)  untuk daerah Irigasi Labanan, Semurut dan Buyung-buyung,”ungkapnya.(sep/ima/adv)