Maksimalkan Potensi Wisata di Desa Rapak Lambur
Muhammad Yusuf
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA- Desa
Rampak Lambur Kecamatan Tenggarong menyimpan tempat wisata yang cukup menarik
untuk dikunjungi, yakni danau yang indah. Keberadaan danau tersebut kedepan
akan dilakukan pengembangan dengan memadukan tempat pemacingan. Tak begitu jauh
dari lokasi itu, akan dilakukan pengembangan perkebunan durian untuk jadi
tempat obyek wisata.
Menurut Kepala Desa Rapak Lambur Muhammad
Yusuf, pengembangan sector wisata menjadi konsen pemerintah desa, dengan
harapan akan berdampak terhadap kemajuan desa dan peningkatan ekonomi
masyarakat.
“Saat ini wisata yang dapat dikunjungi adalah
keberadaan danau Desa Rapak Lambur, kemudian nantinya akan ada pengembangan
kebun durian sebagai tempat wisata”ujarnya, Rabu, (7/6/2023) di Tenggarong.
Di Desa Rapak Lambur ada sekitar 100 hektar
lahan durian, jika maksimal dilakukan pengembangan dan dirawat maka ini akan
jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. “Jadi pengunjung bisa memanennya
sendiri," kata Muhammad Yusuf.
Pemerintah desa bersinergi dengan Dinas
Pertanian untuk mensupport pengembangannya, baik dari bantuan pupuk, saprodi
maupun lainnya, agar hasilnya bisa memuaskan dan maksimal.
"Karena mayoritas 80 persen masyarakat
kita pekebun dan petani, jadi sangat dibutuhkan dukungan dari pemerintah,"
sebutnya.
Menurutnya, wisata durian ini bisa
menjanjikan karena hampir setiap orang menyukai buah durian, sehingga
masyarakat bisa menjual langsung kepada konsumen dengan cara yang berbeda.
"Kita menginginkan durian menjadi
unggulan desa, karena variates ini diminati orang banyak," ungkapnya.
Dirinya berharap, masyarakat yang memiliki
pohon durian jangan ditebang, dan mereka harus bisa menjaga kualitas durian
yang mereka tanam. Sehingga ketika nanti menjadi obyek wisata durian, tidak
mengecewakan pengunjung.(adv/riz)