Komisi I DPRD Kembali Gelar RDP, Bahas Pemasangan Pipa Gas di Samboja
Komisi I
DPRD Kukar dalam RDP tersebut mengundang Perusahaan yang Lakukan Pemasangan
Pipa Gas di Samboja
POSKOTAKALTIMBEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Komisi I DPRD Kutai Kartanegara kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP)
membahas terkait permasalahan pemasangan pipa gas di kawasan pemukiman
pendidikan di Kecamatan Samboja. Rapat tersebut sebagai tindaklanjut dari rapat
sebelumnya, yang belum dihadiri pihak perusahaan.
RDP dipimpin oleh Ketua Komisi I Yohanes
Badulele Da Silva, didampingi Muh Saleh, Fachruddin, Ahmad Jais, dan dihadiri
perwakilan PT. PGAS Solution, PT Pertamina Gas, dan masyarkat, di ruang Komisi
I DPRD Kukar, Selasa (13/6/2023).
Yohanes Badulele Da Silva mengatakan, pada
RDP berlangsung kedua belah pihak baik masyarakat dan perusahaan tersebut sama
sama kekeh, untuk mempertahankan prinsipnya masing masing.
"Kalau masyarakat mempertahankan bahwa
di depan rumahnya tidak boleh dilewati gas pipa. Sedangkan kalau perusahaan
bahwa sudah bekerja dengan legal hukumnya yang ada dan sesuai SOP, sehingga
tidak menyalahi aturan," kata Yohanes Badulele Da Silva kepada Poskotakaltimnews.
Ia juga menyebutkan, pemgerjaan pipa tersebut
hingga hari ini masih berjalan, meskipun pengerjaan pemasangan pipa gas
tersebut merupakan proyek nasional, tapi dalam hal ini harus mempertimbangkan
masyarakat sekitar juga.
"Dalam hal ini perusahaan memberikan
ruang untuk melakukan negosiasi internal, namun sementara masyarakat tidak
tergiur dengan adanya konvensasi yang ditawarkan oleh perusahaan terkait dengan
pemasangan pipa gas tersebut," ungkapnya
Menurutnya, ketika masyarakat mendengarkan
berita terkait dengan bahaya gas, maka mereka tidak bisa beristirahat dengan
tenang, mereka merasa khawatir apabila hal itu terjadi di wilayahnya.
"Apabila pertemuan internal tersebut tidak menemukan hasil, maka DPRD Kukar akan menindaklanjuti dengan mengadakan pertemuan ditingkat 1, yakni DPRD Kaltim. Karena ESDM juga ada di provinsi saat ini," sebutnya.
DPRD Kukar siap mengawal permasalahan ini
hingga tuntas, ketika hal ini dilanjutkan ke tingkat 1, maka DPRD Kukar akan
meminta kelegalannya kepasa ESDM Kaltim, terkait dengan pengerjaan pipa gas
tersebut.
"Dan kami berharap pada bulan ini
permasalahan pemasangan pipa gas sudah ada titik terang. Jangan sampai bias
persoalan ini," pungkasnya.(adv/riz)