Kaleidoskop Capaian Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kutai Kartanegara Hingga Juni 2023
Kepala
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai Kartanegara Wisnu Wardana,
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi titik focus pemerintah
Kutai Kartanegara untuk dilanjutkan tahun ini. Hingga Juni 2023, capain
pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sudah mencapai 30 hingga 40 persen,
baik pembangunan jalan penghubung antar desa, antar kecamatan, dan pembangunan
Jembatan di Kutai Kartanegara.
“Pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan
dan jembatan hingga Juni 2023 masih berjalan. ” kata Kepala Dinas Pekerjaan
Umum (DPU) Kutai Kartanegara Wisnu Wardana, Jumat (23/6/2023).
Anggaran di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai
Kartanegara tahun ini mencapai Rp1,2 triliun, penyerapana anggaran hingga Juni
2023 mencapai 9 persen lebih, dan untuk pengerjaan pembangunan hingga saat ini
masih berjalan.
“Kegiatan yang dilakukan oleh Dinas PU sudah
berproses, pengerjaan sudah dilakukan sesuai dengan mekanisme yang ada.
Sementara progres pekerjaan saat ini sekitar 30-40 persen, ada sebagian yang
hampir selesai khusus pekerjaan yang berskala kecil.” ungkapnya
Pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap semua pekerjaan yang ada di Dinas PU, agar penyelesaian pekerjaan tersebut bisa tepat waktu dan berjalan dengan baik.”Kita juga telah membayarkan uang muka terhadap kontraktor yang sedang melakukan pekerjaan, hal ini dilakukan sebagai bentuk percepatan penyerapan APBD 2023.” Ujarnya.
progres pembangunan jalan di Kukar
Ia menjelaskan sejumlah pembangunan yang
berjalan, diantaranya adalah pembangunan antar kecamatan seperti konektivitas
jalan Kecamatan Anggana ke Kecamatan Muara Badak, dengan alokasi anggaran
sekitar Rp19 miliar dengan panjang 3,5 km.
"Target kita tahun ini sekitar 3,5 km dari 22 km. Dan ini sudah dilakukan pengerjaan," jelasnya.
Ia menyebutkan, pembangunan jalan tersebut , sepanjang sekitar 24 km, dan target penyelesaian tahun 2024.
Selanjutnya, pembangunan jalan penghubung
antar desa dan antar Kecamatan, yakni di Desa Rapak Lambur Kecamatan
Tenggarong, menuju desa Senoni Kecamatan Sebulu.
"Pengerjaannya sudah berjalan, jalan
penghubung Rapak Lambur-Senoni akan kita tuntaskan. Pengerjaan tersebut
dilakukan secara bertahap, tahun lalu dikerjakan sekitar 8 KM, dan tahun ini
sekitar 2,7 KM dengan alokasi anggaran sekitar Rp 12 milliar," tuturnya.
Selain itu, pembangunan jalan poros Kahala.
Sejauh ini jalan tersebut sekitar 60-70 persen berkategori mantap. Namun masih
ada sekitar 20 KM yang dikerjakan pada tahun ini.
"Anggaran yang disiapkan untuk
pembangunan jalan di Kahala tahun ini sekitar 31 milliar. Dan akan kita
rampungkan tahun ini," ungkapnya.
Untuk pembangunan Jembatan, tahun 2023 Pemkab
Kukar membangun 5 jembatan dengan nilai sekitar Rp. 35 milliar. Pembangunan jembatan
tersebut berada di Kecamatan Muara Wis, Kenohan, Muara Jawa, Loa Janan dan
Kembang Janggut.
Adapun jembatan yang dibangun tahun ini
yakni, pembangunan jembatan desa Sebemban dengan nilai sekitar Rp 6
miliar, jembatan teluk bingkai dengan nilai sekitar Rp 12 miliar,
jembatan jalan tohir senilai Rp 2 miliar, jembatan masoping Loa Duri sekitar Rp
1,5 milliar, Jembatan Keliran 2 sekitar Rp13 miliar.
Sementara untuk rehabilitasi jembatan ada 8 jembatan,
yakni berada di Kecamatan Samboja, Marang Kayu, Muara Badak, Tenggarong, Loa
Janan, dan Loa Kulu. Sementara rehabilitasi jemabatan tersebut memakan anggaran
sekitar Rp. 34 milliar.
"Ada 1 pembangunan jembatan yang masuk
sub kegiatan penggantian jembatan yakni, pembangunan jembatan di sungai merdeka
Samboja," imbuhnya.
Kemudian, rehabilitasi 7 jembatan lainnya
diantaranya rehabilitasi jembatan kayu kersik Marang Kayu, rehabilitasi
jembatan ulin kepulauan Jawi Jawi Badak Ulu, pengadaan pemasangan sistem
monitoring keselamatan struktur jembatan Kukar, rehabilitask jembatan
sambera.
Rehabilitasi jembatan desa Purwajaya,
rehabilitasi jembatan sungai jonggon kampung, dan rehabilitasi jembatan desa rantau
hempang.
"Kami berharap pembangunan jalan dan
jembatan ini bisa mempermudah akses masyarakat yang diharapkan meningkatkan
ekonomi masyarakat,” paparnya. berkendara," tutupnya.(riz/adv)