Buka Pembekalan Keterampilan, Bupati Edi Damansyah : Wujudkan Program Kukar Siap Kerja

img

Bupati Edi Damansyah saat foto bersama dengan peserta pembekalan keterampilan.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Upaya nyata untuk mewujudkan masyarakat Kutai Kartanegara siap kerja, dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melali Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kukar dengan menggelar pelatihan atau pembekalan keterampilan, di Pendopo Odah Etam Tenggarong,  Senin (3/7/2023).

Setidaknya ada sekitar 56 orang, dari Kelompok Pembinaan Para Janda (Kopaja) dan Pemuda mengikuti pelatihan yang dibuka Bupati Edi Damansyah.

Pelatihan tersebut terdiri dari  Tata Boga, Tata Rias, Menjahit, Bengkel Las dan Bengkel Motor.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan pelatihan ini sebagai penguatan. Hal ini penting dilakukan untuk pengembangan SDM, dan telah dilakukan  beberapa pelatihan yang dilakukan melalui komunitas dan prioritasnya bagaimana pergerakan kreatif ini yang bisa dilakukan oleh komunitas, termasuk salah satunya Kopaja Kukar.

"Kegiatan ini jadi percontohan dan kedepan akan diadakan pelatihan lagi, dengan kriterianya kepada yang memang belum mempunyai pekerjaan, belum memiliki keterampilan.”paparnya.

Ia menambahkan bahwa pelatihan ini sebagai bentuk apresiasi Pemkab Kukar, supaya nantinya  bisa mewujudkan pengembangan ekonomi kreatif Kukar Siap Kerja.

Sementara Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kukar M Hatta mengatakan kegiatan pembekalan ini sebagai realisasi program Kukar siap kerja, dan kegiatan tersebut untuk sekian kalinya diadakan melalui kegiatan perluasan kerja.

"Kebetulan pada saat ini ada program Kopaja. Nah kita selaraskan, kita sinergikan kegiatan ini dalam rangka para janda  bisa membuka lapangan usaha. Semoga kegiatan ini tetap berjalan dengan baik nanti kedepannya." ungkapnya.

Ia menyebut dalam pelatihan ini ada 36 peserta dan ada 3 kegiatan yakni menjahit, tata boga dan  tata rias. Sedangkan peserta pelatihan bengkel las 10 orang dan bengkel motor 10 orang. Total ada 56 orang  berasal dari Kecamatan Tenggarong, dan nantinya akan ada pelatihan lagi di  10 kecamatan.

"Harapan kami khususnya dari Disnakertrans  dengan adanya pelatihan ini adalah bisa membuka lapangan pekerjaan sehingga dengan terbukanya lapangan kerja akan mengurangi angka pengangguran dan mengurangi jumlah kemiskinan. Harapan kami selanjutnya adalah kegiatan ini terus menerus sinergi dan akan kita programkan di Disnakertrans." katanya.

Pada kegiatan pembekalan tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan kepengurusan Kelompok Pembinaan Para Janda (Kopaja) Kutai Kartanegara, dan penyerahan bantuan sarana usaha.

"Dan target kita pada 2023,  akan melakukan pembekalan kepada 405 warga,"tandasnya.Pada(adv/pk)