Deputi III Kemenpora Lakukan Sosialisasi DBON di Kukar

img

 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Deputi III Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI Raden Isnanta melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kunjungan tersebut disambut oleh Asisten III Setkab Kukar Totok Heru Subroto, yang didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aji Ali Husni, di ruang serbaguna Kantor Bupati Kukar, Kamis (3/8/2023).

Raden Isnantan mengatakan, kunjungan ini dalam rangka sosialisasi Design Olahraga Besar Nasional (DBON) 2023. Dalam hal ini DBON merupakan program nasional yang diluncurkan oleh Presiden RI Joko Widodo, melalui Peraturan Presiden (Perpres) yang sifatnya koordinatif.

"Artinya, semua potensi yang terkait dengan pembangunan olahraga harus seiimbang, tidak hanya sebatas membangun prestasi saja tapi membangun budaya olahraga juga," kata Isnanta kepada media.

Kemudian, membangun dan mengubah karakter bangsa dengan cara olahraga, bahkan bisa mendongkrak ekonomi melalui olahraga. Sementara dari tujuan besar visi DBON ialah, Presiden menginginkan bisa dijalankan  secara kolaborasi.

"Kalau hal itu bisa berjalan dengan baik, maka multiplayer efeknya akan memacu pembangunan," sebutnya.

Ia memiliki target DBON dalam jangka panjang yakni, membuat Indonesia pada 2044 meraih peringkat 5 pada olimpiade. Sehingga untuk mencapai hal tersebut, agar dibentuk tim koordinasi Kabupaten/Kota.

"Itu perintah Presiden, kalau di Kabupaten yang menjadi Ketua Tim Koordinasi yaitu Bupati, sedangkan di Kota yang menjadi Ketuanya ya Wali Kota. Kepala Daerah yang harus menjadi Ketua Tim Koordinasi," ucapnya.

Sementara itu Asisten III Setkab Kukar Totok Heru Subroto menuturkan, sama halnya apa yang disampaikan oleh Deputi Kemenpora, jika ingin ada perubahan besar harus ada kerja bersama.

"Jadi yang digerakkan ini tidak hanya bidang olahraga saja, tapi beberapa bidang lainnya juga seperti industri, pariwisata, kesehatan dan lainnya," ujar Totok Heru Subroto.

Kata dia, kedepan terkait dengan DBON khususnya di daerah menjadi DBOD perlu dilakukan sosialisai kembali, karena pada sosialisasi tadi masih banyak sejumlah OPD terkait yang tidak hadir.(riz)