Dorong Peningkatan Sektor Perikanan, Pemkab Kukar Bantu Sapras untuk 25 Ribu Nelayan

img

Kepala DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) Kutai Kartanegara Muslik

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Upaya nyata Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk mendorong kemajuan peningkatan sector perikanan terus dilakukan, Program Dedikasi Kukar Idaman salah satunya adalah dalam bentuk fasilitasi bantuan sapras untuk 25 ribu nelayan Kutai Kartanegara menjadi bukti akan komitmen pemerintah memajukan sector perikanan.

Program tersebut masuk dalam rencana strategis Pemkab Kukar tahun 2021-2025.

Pada 2022 lalu Pemkab Kukar melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar telah membantu Sapras, benih ikan kepada sekitar 8 ribu nelayan, dan berlanjut tahun 2023 ini ada sekitar 9 ribu lebih nelayan yang dipastikan akan mendapatan bantuan perikanan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara Muslik mengungkapkan program tersebut ditujukan kepada para nelayan baik itu nelayan tangkap maupun nelayan budidaya yang ada di Kukar.

Dengan program tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil dari produksi perikanan dan meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya nelayan.

“Target kita bantuan pendukung peningkatan perikanan di Kukar bisa tuntas tahun 2024 nanti,” tegas Muslik.

Menurut dia, hingga bulan Agustus ini realisasi kegiatan  sudah hampir 60% lebih, karena ada yang sedang berjalan dan ada beberapa yang belum terutama pengadaan kapal, perahu, mesin, alat tangkap.

Realisasi kegiatan yang sudah dilakukan pada tahun ini menyasar di  sentra-sentra nelayan dan pembudidaya di daerah pesisir ada 6 kecamatan dan di daerah hulu ada 6 kecamatan.

Saat ini sudah didistribusikan dan nantinya  Bupati yang akan menyerahkan bantuan-bantuan tersebut. “Karena ini adalah Program Dedikasi Kukar Idaman yakni memfasilitasi 25.000 nelayan. Dan apa yang menjadi target pak Bupati sesuai RPJMD tahun 2021-2026 hampir tercapai.”tegasnya.

Dengan anggaran yang super besar ini diharapkan program pak Bupati, bisa selesaikan sesuai target. “Alhamdulilah dengan suport anggaran kalau dari segi fasilitasi kita sudah bisa. Kemudian berikutnya, bagaimana kita mendorong fasilitas tersebut didayagunakan, bisa bermanfaat, bisa meningkatkan pendapatan mereka." ucap Muslik.

Ia menambahkan, pemerintah juga terus mendorong peningkatan produksi perikanan kepada nelayan dan para pembudidaya di hulu dan hilir. Selain itu pengolahan juga didorong, kemudian bagaiamana menjaga mutu. Misalnya  pengadaan cool box untuk mempertahankan mutu ikan tetap berkualitas.(adv/pk)