Pemkab Kukar Berikan Bantuan Korban Kebakaran Muara Kaman
Bupati Edi meninjau lokasi kebakaran dan menyalurkan bantuan korban kebakaran Kecamatan Muara Kaman.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-Bupati
Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah turun langsung melihat kondisi
masyarakat korban kebakaran di Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman,
Kamis (7/9/2023).
Kelegaan dan penuh harap terpancar dari raut
wajah masyarakat ketika melihat Edi Damansyah di lokasi kebakaran. Kedatangan
Edi Damansyah membuat masyarakat merasa diperhatikan oleh seorang pemimpin.
Edi Damansyah juga turut memberikan langsung bantuan untuk masyarakat korban kebakaran.Total ada 88 jiwa dari 21 kepala keluarga (KK), yang rumah dan harta bendanya luder terbakar.
Berbagai bantuan disalurkan Edi Damansyah,
meliputi kompor, tabung gas, selimut, terpal, minyak goreng, mie instan,
perlengkapan bayi, perlengkapan dewasa, dan lainnya.
Edi juga menyerahkan bantuan mesin pompa
portable yang telah disiapkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
Kukar.
Ia berharap korban musibah kebakaran tetap tegar dan tabah melewati ujian ini."Harus kita kembalikan bahwa kita punya keyakinan, dibalik musibah ini pasti ada hikmahnya dari yang maha kuasa," ucap Edi.
Kehadiran Edi bersama jajaran semata-mata
sebagai bentuk kepedulian kepada sesama untuk meringankan beban dan cobaan yang
dirasakan seluruh masyarakat yang mengalami musibah kebakaran.
Edi mengatakan, atas nama Pemkab Kukar dan
pribadi, menyampaikan rasa turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi.
“Saya turut menyampaikan berbelasungkawa,
berduka dan turut merasakan apa yang bapak ibu rasakan," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Rabu, (6/9/2023)
sekira pukul 16.00 Wita, terjadi peristiwa kebakaran di permukiman warga.
Si jago merah menghanguskan bangunan rumah
warga di RT 06 dan 07 Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman.
Api dapat dipadamkan sekira pukul 17.45 Wita
oleh petugas pemadam kebakaran berasama warga dan relawan.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Kecamatan
Muara Kaman, musibah kebakaran tersebut menyebabkan belasan rumah ludes jadi
arang. Rinciannya, terdapat 1 rumah di RT 06 yang hangus tak tersisa. Rumah
tersebut ditinggali oleb 3 kepala keluarga dengan 7 jiwa.
Sementara di RT 07 kondisinya lebih
memprihatinkan. Terdapat 18 rumah dengan 18 kepala keluarga dan 72 jiwa yang
harus kehilangan tempat tinggal.
Selain rumah, lima unit sarang burung walet
juga rusak terdampak. Ada pula satu unit mobil, dan empat sepeda motor ludes
jadi arang.Diperkirakan kerugian materiil atas peristiwa ini mencapai Rp4
miliar.
Menindaklanjuti hal tersebut, Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara pun bergerak cepat dan
berkoordinasi dengan instansi terkait.
"Saat mendapat kabar kami langsung
mengkoodinasikan pemberian bantuan bagi korban kebakaran dengan stakeholder
ainnya seperti Dinas Sosial," jelas Kepala BPBD Kukar, Setianto Nugroho
Aji.(pk)