Rp 204 Milliar Untuk Program Pembangunan Pertanian Berbasis Kawasan
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR : Melalui APBD 2023, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar
mengalokasi anggaran sekitar Rp 204 milliar, untuk mewujudkan program
pembangunan pertanian berbasis kawasan.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar
Sy. Vanesa Vilna menjelaskan, pemerintah daerah telah menetapkan lahan
pertanian yang menjadi fokus pembangunan pertanian berbasis kawasan. Lahan
tersebut diantaranya di Kecamatan Tenggarong-Loa Kulu, Sebulu-Muara Kaman,
Tenggarong Seberang I dan II, dan Marang Kayu.
"Pembangunan tersebut dikerjakan oleh OPD pengampu yakni
Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak), Dinas Kelautan dan Perikanan
(DKP)," jelas Vanesa Vilna pada Poskotakaltimnews,
Minggu (26/11/2023).
Kemudian, Dinas Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas
Pekerjaan Umum (PU). Pembangunan pertanian berbasis kawasan meliputi embung,
irigasi, jalan usaha tani, jalan inspeksi, dan lainnya.
"Program tersebut merupakan program Dedikasi Kukar Idaman,
yang tertuang ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
2021-2026," ucapnya.
Dalam hal ini, pemerintah daerah khususnya OPD pengampu terus
melakukan percepatan, terhadap program dedikasi Kukar Idaman termasuk
pembangunan pertanian berbasis kawasan.
"Kita lakukan percepatan karena masa kepemimpinan Bupati akan
berakhir pada 2024. Dan program tersebut telah berjalan dengan baik,"
ungkapnya.
Pembangunan pertanian berbasis kawasan bagian dari upaya,
mewujudkan Kukar sebagai lumbung pangan Kaltim. Pihaknya optimis, bahwa Kukar
bisa menjadi lumbung pangan Kaltim.
Dirinya berharap, OPD bisa mengawal kegiatannya. Apalagi yang
masuk ke dalam program dedikasi Kukar Idaman, sehingga program tersebut bisa
terwujud dengan baik, dan memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya para
petani.
"Kami berharap, program pembangunan pertanian berbasis
kawasan dapat memberikan manfaat kepada petani, dalam meningkatkan
produktivitasnya, dan memudahkan pekerjaannya," harapnya. (adv/riz)