Sekda Berau Minta Kesadaran Mengonsumsi dan Mengolah Pangan Secara Bijak
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB : Dinas pangan melaksanakan
sosialisasi Gerakan Selamatkan Pangan (GPS). Kegiatan ini dibuka Oleh Sekkab
Berau, M Said. Acara terselenggara di Ruang Rapat Sangalaki, (4/12/2023).
Acara dihadiri kepala
Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kaltim, Siti Farisyah, Direktur
Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional atau Nasional Food Agency
(NFA), Nita Yulianis.
Sekkab M.Said mengatakan,
gerakan selamatkan pangan mengubah perilaku boros pangan harus dimulai di
tingkat individu dan keluarga. Karena itu, peran ibu dan seluruh anggota
keluarga sangat penting dalam membangun kesadaran mengonsumsi dan mengolah
pangan secara bijak.
Ia juga mengatakan bahwa
upaya gerakan Selamatkan Pangan memiliki efek ganda, yaitu memantapkan akses
pangan masyarakat dan membantu masyarakat yang memiliki daya beli yang rendah
sehingga dapat mengakses pangan secara lebih baik.
"Saya berharap
melalui kegiatan ini kita wujudkan ketahanan pangan yang berkeadilan sesuai
dengan undang undang yang berlaku," tutur Sekkab.
GPS merupakan gerakan
bersama dalam menurunkan kerawanan pangan dan gizi melalui berbagai upaya
seperti pangan yang tidak layak konsumsi bisa dimanfaatkan untuk pakan hewan,
ternak, kompos dan dimanfaatkan untuk kebutuhan industri.
Ada tiga kegiatan utama dalam
sosialisasi yaitu penyediaan, pengumpulan, penyortiran dan penyaluran pangan
melalui Donasi pangan, "penyediaan platform penyelamatan pangan yang dapat
diakses secara digital, serta kampanye stop boros pangan dan belanja
bijak," kata M.Said.
Melalui GPS ini ia
berharap mampu membantu masyarakat yang memiliki daya beli rendah sehingga
dapat mengakses pangan secara baik. Sehingga menjadi penggerak agar semakin
banyak masyarakat untuk bijak dalam mengonsumsi makanan dan air demi lingkungan
yang lebih lestari.
"Saya berharap
sigernitas diantar kita terus terjalin, dalam rangka bersama-sama mensukseskan
pangan di Kabupaten Berau," pungkasnya. (Sep/Nad)