Pokdarwis yang Ingin Terima Bantuan Sapras Pariwisata Harus Sesuai Syarat
Kabid Pengembangan Pariwisata Dispar Kukar, M Ridha Fatrianta
(riz/poskotakaltimnews)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR : Bantuan sarana dan prasarana (sapras) pariwisata dari Pemkab
Kukar kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tak serta merta
diberikan. Bantuan tersebut harus sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.
Adapun persyaratan Pokdarwis yang terima bantuan ialah, yang telah ditetapkan melalui
SK Bupati. Pokdarwis
harus melaporkan kegiatannya per triwulan, hingga tingkat kunjungan wisata.
"Pokdarwis yang ingin mendapatkan bantuan bisa mengajukan ke
Dinas Pariwisata," kata M Ridha Fatrianta Kepala Bidang (Kabid)
Pengembangan Pariwisata Dispar Kukar, Selasa (6/2/2024).
Bagi mereka (Pokdarwis) yang telah mengajukan bantuan sapras ke Dispar Kukar,
pihaknya akan melakukan verifikasi lapangan, guna memastikan bantuan yang diajukan
benar benar sesuai kebutuhan. Sehingga bantuan tersebut tepat sasaran.
"Kalau sudah mengakukan akan kita verifikasi lapangan, yang
bisa menerima bantuan sapras pariwisata yaitu Pokdarwis yang telah
existing," ucapnya.
Adapun bantuan yang diberikan bisa
berupa tenda
glamping, sepeda, banana boats, diving dan lainnya. Bantuan tersebut merupakan
bentuk dukungan dan komitmen Pemerintah Daerah dalam memajukan sektor pariwisata, khususnya potensi wisata
di desa.
"Ini (bantuan) merupakan inisiatif dan komitmen dari Bupati
Kukar, dalam memajukan sektor pariwisata," ujarnya.
Dengan adanya bantuan sapras pariwisata, dapat dijual menjadi
suatu paket wahana. Sehingga dapat mengoptimalkan pengelolaan suatu wisata.
Selama ini Dinas Pariwisata Kukar telah memberikan bantuan pariwisata kepada 20
Pokdarwis.
Dirinya berharap, melalui bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik. Tujuan dari bantuan tersebut untuk memikat daya tarik pengunjung, apabila kunjungan wisatawan meningkat pastinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Bantuan yang sudah diberikan mohon dirawat, karena bantuan
tersebut bisa menjadikan pemasukan buat obyek wisata itu sendiri,"
pungkasnya. (riz/adv)