Dispar Kukar Tanda Tangani Kesepakatan Bersama, Usulkan Festival Budaya Nusantara
(Kadis Dispar Kukar
Bersama Peserta Rakernis Dari 10 Kabupaten Kota)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Sabtu (24/2/2024), Dinas Pariwisata Kukar bersama 10 perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota menandatangani kesepakatan bersama untuk meningkatkan perekonomian melalui Ekonomi Kreatif (Ekraf). Kukar sendiri merupakan salah satu kabupaten/kota yang masuk dalam 35 Kabupaten Ekonomi Kreatif se-Indonesia, sehingga Kukar disebut sebagai kiblatnya Ekraf di Kaltim selain Balikpapan.
Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Slamet Hadiraharjo kepada Poskotakaltimnews disela-sela acara Rakernis ) yang digelar ditempat wisata Langit Timur, Desa Loa Ulung, Tenggarong Seberang,Sabtu (24/2/2024, mengatakan dalam Raker tersebut diputuskan bahwa Pemprov Kaltim akan memberikan bantuan untuk setiap event unggulan dari tiap daerah Kabupaten.
Oleh sebab itu Kukar sebagai kabupaten percontohan penggerak Ekraf mengusulkan akan menyelenggarakan Festival Budaya Nusantara pada bulan Juli mendatang.
“ Pada rapat tadi disepakati akan ada bantuan dari provinsi untuk kegiatan-kegiatan unggulan daerah nah kami mengusulkan Festival Budaya Nusantara karena ditahun ini ada penganggaranya dari Provinsi,” kata Slamet.
Slamet
mengungkapkan selama ini pihak Dinas Pariwisata Kukar juga telah menjalankan
kegiatan event-event unggulan meskipun sebelumnya belum ada kesepakatan bantuan
yang dianggarkan Pemprov.
“Untuk
festival yang kami usulkan meski tidak ada bantuan dari Pemprov, Dispar Kukar
sudah menganggarkan, jadi ada tidaknya bantuan kita tetap jalankan. Terlebih
kalo sudah masuk dipenganggaran dan kita sudah punya tujuan event-event diKukar
ini pasti kita kerjakan” jelas Slamet.
Pada
kesempatan Raker ini Kadispar Kukar mengucapkan terimakasih kepada Dispar
Provinsi Kaltim yang sudah menunjuk Kukar sebagai tuan rumah Raker Bidang
Pengembangan Ekonomi Kreatif dan kepada para peserta Raker yang turut hadir
dalam kegiatan ini.
“Saya ucapkan
terimakasih kepada Pemprov yang telah memberikan perhatian serta dukungan
kepada pariwisata tiap-tiap daerah, semoga bersama sama kita bersinergi untuk
terus mengembangkan ekonomi kreatif seperti slogannya No Ekraf, No Cuan“
tutupnya (adv/*tan)