Terus Perkenalkan Pariwisata, Desa Pela Salah Satu Wisata Unggulan Kukar
(Kepala Bidang (Kabid)
Pemasaran Dispar Kukar, Triyama/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR-Dinas Pariwisata
(Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah fokus mempromosikan objek
wisata di Kukar. Dengan target agar pariwisata Kukar dapat lebih di kenal,
berbagai macam strategi di upayakan agar menarik wisatawan untuk berkunjung.
Kepala
Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Triyama mengungkapkan, berbagai strategi promosi
tengah dilakukan Dispar Kukar mulai dari promosi melalu website, sosmed, hingga
menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Selain itu pihaknya juga rutin
menggelar sosialisasi kepariwisataan yang melibatkan baik masyarakat, pelajar,
pelaku Ekraf di Kukar.
“Kita
juga melakukan promosi melalui brosur, buku pariwisata dan termasuk kalender
event yang turut memuat sejumlah objek wisata di Kukar,” ungkap Triyatma kepada
awak media Senin (22/4/2024 di ruang kerjanya.
Triyatma
juga menambahkan bahwa Kukar telah memiliki objek wisata unggulan yang telah
terkenal hingga manca negara. Salah satunya adalah Desa Wisata Pela, Kecamatan
Kota Bangun yang terkenal sebagi salah satu habitat Pesut Mahakam.
Ia
menyebutkan wisata Desa Pela bahkan telah meraih penghargaan Kalpataru di tahun
2022 lalu. Dan, Desa Pela kini kembali menempati posisi sebagai salah satu desa
yang dinominasikan untuk menerima penghargaan bergengsi di tingkat nasional
tersebut.
“
Kali ini, Desa Pela akan diikutsertakan dalam kategori penyelamat lingkungan,
konservasi pesut mahakam, pengawasan ilegal fishing, penanaman pohon, dan desa
ramah lingkungan.” Katanya
Sementara
itu. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pela Alimin, optimis untuk
kategori yang diikuti Wisata Desa Pela ini. Hal tersebut lantaran semuanya
telah diimplementasikan dengan baik disana.
“
Sejak tahun 2018 Pemerintah Desa (Pemdes) Pela telah menerbitkan Peraturan Desa
(Perdes) untuk menjaga lingkungan sekitar yang juga merupakan habitat asli dari
Pesut Mahakam.” ungkap Alimin belum lama ini.
Alimin
menambahkan, pihaknya juga berupaya untuk terus konsisten dalam melakukan
pengawasan terhadap tindakan ilegal fishing dan juga larangan membuang sampah
ke sungai.
“Kegiatan
yang telah kami lakukan terdokumentasi, terdata, dan tertulis,” tutup.
(adv/*tan)