Tingkatkan PADes, Pemdes Batuah Kembangkan Pariwisata
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Pemerintah
Desa Batuah terus melakukan pengembangan sektor pariwisata. Karena di sektor
ini punya peluang bagus dalam mengingkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid
mengatakan, di Batuah terdapat 2 obyek wisata yang sudah berjalan, yaitu wisata
Kebun Buah Lai dan Emastry Park. Obyek wisata itu sudah dikenal masyarakat,
namun hal ini harus lebih dikembangkan lagi agar kunjungan terus meningkat dan semakian
dikenal luas.
"Saya melihat tingkat
kunjungan sangat signifikan, karena lokasi kita ini sangat strategi berada di
tengah-tengah antara Samarinda, Balikpapan, Tenggarong," kata Abdul Rasyid
pada Poskotakaltimnews, Kamis
(30/5/2024).
Pihaknya mengaku pada momen
liburan tingkat kunjungan mencapai 12 ribu seperti Hari Raya Idul Fitri lalu
dalam kurun waktu 10 hari. Untuk meningkatkan kunjungan wisata, pihak pengelola
akan mengemas lebih baik dengan menambahkan sejumlah wahana pada obyek wisata
emastry park maupun kebun buah lai.
"Untuk wisata itu kita
memanfaatkan lokasi eks tambang yang kita kemas. Dengan keberadaan pariwisata
ini dapat memperkenalkan potensi potensi di desa kita," ujarnya.
Selain itu, keberadaan wisata juga
dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Karena dalam
pengelolaannya pasti melibatkan sejumlah masyarakat maupun pelaku UMKM,
sehingga dapat menekan angka pengangguran maupun kemiskinan juga.
"Adanya wisata seperti ini
pastinya membuka lapangan pekerjaan, dan pelaku usaha setempat dapat turut
berjualan di sekitar wisata itu," ucapnya.
Dirinya berharap, pemerintah
daerah dapat memberikan dukungan penuh dalam hal untuk dipromosikan lebih luas.
Sehingga dapat dikenal sejumlah daerah.
Sementara itu Kabid Promosi Pariwisata Dispar Kukar Triyatma menyebutkan, seluruh wisata desa pasti dipromosikan apabila telah berkomunikasi dengan Dispar Kukar. Sementara promosi yang dilakukan yaitu melalui media sosial baik instagram, facebook, whatsapp, youtube bahkan portal web.
"Kami mengapresiasi kepada
pengelola wisata desa, yang telah mengambil peluang usaha khususnya dibidang
pariwisata," sebut Triyatma. (adv/riz)