Dukung Ekonomi Kreatif, Desa Manunggal Jaya Tenggarong Seberang Bakal Kembangkan Wisata Kuliner

img

Kepala Desa Manunggal Jaya Sukemi

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, Pemerintah desa Manunggal Jaya akan bentuk wisata kuliner. Wisata kuliner nantinya akan ditempatkan di lapangan yang tak jauh dari kantor  Pemerintahan Desa.


Kepala Desa Manunggal Jaya Sukemi menjelaskan, dalam mendukung ekonomi kreatif pemerintah desa Manunggal Jaya akan menyiapkan sekitar 13 stand bagi pelaku usaha. Untuk pelaksanaannya diperkirakan setiap pekan yaitu Minggu, yang dinamakan dengan culture day.


"Jadi nantinya pelaku usaha lebih dominan menjual produk produk khas daerah, baik itu kuliner maupun industri rumahan," Jelas Sukemi pada Poskotakaltimnews, belum lama ini. 


Dengan menjual produk produk khas daerah juga bagian dari memperkenalkan dan melestarikan budaya khususnya pada bidang kuliner maupun kerajinan. Desa Manunggal Jaya harus memiliki ciri khas yang mudah diingat atau dikenal oleh masyarakat luas.

 

"Ini bagian kita untuk mempertahankan budaya daerah baik dari kuliner maupun lainnya," ucapnya.


Pihaknya memastikan bahwa, penempatan stand tersebut tak dipungut biaya. Hal ini merupakan fasilitas dari pemerintah desa untuk memberikan perhatiannya kepada masyarakat setempat.


"Tidak dipungut biaya, kita pastikan gratis bagi yang ingin berusaha," ujarnya.


Ia berharap, dengan dibentuk wisata kuliner dapat menjadi daya tarik masyarakat luar untuk berkunjung ke desa Manunggal Jaya. Sehingga roda perekonomian di desa Manunggal Jaya makin lancar.


"Kami berharap, dengan kunjungan meningkat dan pengunjung ramai membeli produk produk yang dijajakan dapat meningkatkan perekonomian pelaku usaha itu sendiri," harapnya.


Sementara itu Kabid Industri Pariwisata Dispar Kukar Antoni Kusniantoro mengatakan, langkah yang diambil dalam mengembangkan potensi khususnya dibidang pariwisata sangat baik.

"Pelaku usaha juga bagian dari tanggung jawab kami, adapun peran kami kepada pelaku usaha ialah dengan memberikan ruang kepada pelaku usaha maupun seni setiap pelaksanaan event," kata Antoni Kusbiantoro. (adv/riz)