Bupati Kukar Imbau Perusahaan Daerah Saling Koordinasi Terkait Kebutuhan Tenaga Kerja
(Foto bersama Bupati Kukar Edi Damansyah bersama
masyarakat Kukar yang mengikuti pendidikan dan pelatihan Distranaker
Kukar/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Program Kukar Siap Kerja, merupakan satu dari 23
program yang dicanakangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara
(Kukar) dibawah kepemimpinan Bupati Kukar Edi Damansyah dan Wakil Bupati Kukar
Rendi Solihin.
Melalui Distranaker (Dinas
Transmigrasi Dan Tenaga Kerja) Kukar terus melakukan upaya agar Sumber Daya
Manusia (SDM) terutama para pencari kerja, dapat masuk pada kebutuhan dunia
kerja baik industri maupun perusahaan.
Edi menjelaskan bahwa
Kukar Siap Kerja merupakan program kegiatan yang dikemas oleh Distranaker
Kukar, untuk mempersiapkan tenaga kerja dari Kukar, melalui pendidikan dan
pelatihan.
“Jadi pendidikan dan
pelatihan ini sesuai permintaan para perusahaan seperti mekanik terus tenaga
supir dumtruck. Jadi memang pendidikan dan pelatihan melalui program Kukar
Idaman Siap Kerja itu berbasis kepada kebutuhan.” ungkap Edi Senin (5/8/2024)
diacara pelepasan 45 tenaga kerja dari Kukar.
Dirinya mengatakan selalu
mengarahkan Distranaker Kukar agar terus melakukan koordinasi dengan
perusahaan-perusahaan di Kukar, dengan harapan agar pemerintah mengetahui data
kebutuhan tenaga kerja perusahaan, kualifikasi yang diperlukan, serta keahlian
yang butuhkan.
“ Saya terima kasih juga
kepada perusahaan program pelatihan ini ada kerja sama. Inilah konsep yang
selalu saya tegaskan , konsep ini adalah konsep yang benar bagaimana kita
bersama ini menyiapkan tenaga kerja yang sudah mempunyai standar keterampilan
nya dan sesuai dengan kebutuhan.” jelasnya.
Ia juga menyebutkan, pelepasan
yang dilakukan Pemkab Kukar ini sudah angkatan yang ketiga kalinya.
“Ini ketiga kalinya yang
kita berangkatkan kerja. Mereka hari ini kita berangkatkan ke Konawe untuk di
perusahaan nikel.” tandasnya.
Sementara itu Plt Kepala
Distranaker Kukar M. Hatta menyebutkan pelepasan yang dilakukan oleh
Distranekar Kukar hari ini sebanyak 75 orang tenaga kerja asli Kukar, yang akan
bekerja di Konawe, Sulawesi Tenggara.
“ Yang ikut pelatihan ini
ada 100 orang itu anggara 2023 di perubahan. Yang lolos ada 75 orang plus full
up 2 orang. Artinya 2 orang tersebut masih bisa bergabung di 75 itu.“ katanya.
Hatta juga menyampaikan
terkait dengan kontribusi dari perusahaan di Kukar sendiri, walaupun sempat
beberapa kali tidak ada respon, namun pihaknya tetap berusaha untuk menghimbau
dan terus terbuka untuk berkoordinasi.
“Sampai dengan hari ini
Alhamdulillah sudah ada beberapa perusahaan seperti, Buma dan Karunia. Dan ini
merupakan bentuk dari usaha kita untuk perusahaan di ring satu untuk bisa
melakukan kegiatan rekrut terhadap penduduk asli atau yg berKTP kukar. Dan
mereka yang di utamakan.” tutupnya (adv/tan)