67 Sekolah Dasar Alami Lemah Sinyal, Disdikbud Dorong Diskominfo Kukar Lakukan Penguatan

img

Kabid SD Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis (pict : riz/pk)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Sebanyak 67 Sekolah Dasar (SD) di Kukar  alami lemah sinyal (jaringan internet-red), untuk itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar tengah berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yaitu Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo).

 

Hal itu disampaikan oleh Kabid SD Disdikbud Kukar Ahmad Nurkhalis pada Poskotakaltimnews, di Disdikbud Kukar, Selasa (10/9/2024).

 

Ia mengatakan, dalam koordinasi itu pihak Diskominfo merespons baik atas persoalan yang dihadapi selama ini. Diskominfo komitmen akan melakukan penguatan sinyal terhadap sekolah yang dinilai lemah sinyal itu.

 

"Persoalan lemah sinyal ini memang tak menghambat proses pembelajaran, namun bisa menghambat proses administrasi di Sekolah," katanya.

 

Dari informasi yang diterima di lapangan bahwa, para guru yang mengerjakan suatu administrasi sekolah harus mencari sinyal yang stabil. Sehingga proses administrasi tersebut dapat berjalan dengan baik.

 

Selain itu, juga untuk up date data-data ke Dapodik, kemudian Asesment Nasional itu juga ada yang dilakukan secara online. Tentunya hal itu sangat membutuhkan jaringan internet

 

"SD yang dinilai sinyal terlebih di zona hulu Kukar, dengan keterbatasan yang ada itu tak membuat semangat para guru untuk menyelesaikan tanggung jawabnya," tegasnya.

 

Pihaknya meminta kepada sekolah untuk bersabar, dalam hal ini Disdikbud Kukar terus mendorong persoalan penguatan sinyal ini harus segera dilakukan. Karena keberadaan internet saat ini sangat dibutuhkan.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kukar yang merespons baik dan komitmen dalam menyelesaikan permasalahan lemah sinyal, khususnya di lingkungan belajar jenjang Sekolah Dasar (SD).

"Kami berharap, dari Diskominfo nantinya bisa memasang alat penguat sinyal atau yang lainnya untuk membantu kesulitan dari sekolah-sekolah yang ada saat ini," harapnya. (adv/riz)