Pemkab Berau Dorong Peningkatan Kompetensi 1.480 Kader Posyandu
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Menyadari keberadaan Posyandu sangat bergantung pada sinergi antara berbagai pihak, mulai dari Camat, Lurah, tenaga kesehatan Puskesmas, hingga kader PKK.
“Mari kita bersama-sama melakukan
pendampingan dan pembinaan agar Posyandu di Berau dapat semakin berkembang dan
memberikan dampak signifikan bagi masyarakat,” ungkap Pjs Bupati Berau Sufian
Agus diwakilkan Asisten 3 Administrasi Umum Setda Berau, Maulidiyah, saat membuka
acara Kick Off Orientasi Kader Posyandu, dalam rangka memperingati Hari
Kesehatan Nasional Ke-60 Tahun 2024.
Acara yang berlangsung di Gedung
Balai Mufakat itu dirancang untuk mengedukasi sebanyak 1.480 kader dari 274
Posyandu di Kabupaten Berau dengan menekankan pentingnya pemenuhan 25
kompetensi dasar bagi kader di tingkat Puskesmas.
Di kesempatan itu Maulidiyah
menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat semakin memperkuat peran kader
Posyandu dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Ia mengapresiasi 67,5
persen dari total 274 Posyandu di Berau yang kini tergolong aktif dan terbagi
dalam beberapa tingkatan, yaitu 4,7% strata Pratama, 2,27% strata Madya, 41,2%
strata Purnama, dan 26,3% strata Mandiri.
“Kegiatan ini saya harapkan dapat
menjangkau seluruh kader Posyandu di Berau, sebagai bagian dari upaya membangun
kapasitas Posyandu yang lebih baik,” ucap Maulidiyah.
Ia juga menyoroti peran penting
Posyandu sebagai ujung tombak layanan kesehatan di daerah. Menurutnya,
keberadaan Posyandu sangat bergantung pada sinergi antara berbagai pihak, mulai
dari Camat, Lurah, tenaga kesehatan Puskesmas, hingga kader PKK. Dalam konteks
Transformasi Layanan Primer yang sedang diimplementasikan oleh Kementerian
Kesehatan.
“Pentingnya pendekatan siklus
hidup dengan fokus pada upaya promotif dan preventif. Ia berharap kader
Posyandu Berau dapat memanfaatkan inovasi dan teknologi untuk memperkuat
pelayanan kesehatan dasar yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat,”
tegasnya.
Di tengah kemajuan teknologi,
Asisten 3 tersebut mengingatkan juga
bahwa kader Posyandu saat ini dituntut untuk mampu beradaptasi.
Menurutnya, kader harus terampil dalam menggunakan teknologi dan ilmu
pengetahuan, tidak hanya untuk pelaporan kegiatan, tetapi juga dalam upaya
pendampingan pada anak-anak stunting dan pemantauan kesehatan lansia.
“Kita bersyukur karena Posyandu di
Kabupaten Berau adalah Posyandu yang aktif dan berprestasi. Para kader juga
dengan rutin melaporkan kegiatan mereka dan berkontribusi besar dalam mengatasi
permasalahan kesehatan masyarakat,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Maulidiyah
memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader Posyandu di
Kabupaten Berau. Ia berharap segala kebaikan yang dilakukan para kader akan
bernilai pahala, dan menegaskan bahwa kesehatan adalah pondasi utama dalam
membangun kesejahteraan daerah.
“Saya harap program Posyandu dapat terintegrasi dengan program kesehatan pemerintah, sehingga kesehatan masyarakat Berau terus meningkat,” pungkasnya. (sep/FN/Advertorial)