Musrenbang Pertama Pembuka Kecamatan Sambaliung 2025
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Kecamatan Sambaliung menjadi yang pertama melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 dan berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Sambaliung pada Selasa (11/02/25).
Musrenbang kali ini dipimpin oleh
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Muhammad Said, didampingi Wakil Ketua I DPRD
Berau Subroto, Camat Sambaliung Ahmad Juhri, serta Kepala Bapelitbang Endah
Ernany sebagai moderator.
Camat Sambaliung Ahmad Juhri mengungkapkan
bahwa tahun ini pihaknya mengajukan 899 usulan, mengalami penurunan sebanyak
128 usulan dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 1.028. Usulan tersebut
terdiri dari 67 usulan di bidang pemerintahan, 605 usulan di bidang pembangunan
fisik, 123 usulan di bidang sosial budaya, serta 104 usulan di bidang
ekonomi.
Sebagian besar usulan di bidang
pembangunan fisik berkaitan dengan infrastruktur, seperti peningkatan jalan,
pembangunan sekolah, serta pembangunan dermaga di Kampung Rantau Panjang. Selain
itu, salah satu usulan prioritas di bidang sosial budaya adalah pemugaran
Keraton Sambaliung yang dinilai mendesak. Air yang menggenang saat hujan deras
dikhawatirkan dapat merusak bangunan bersejarah tersebut.
Secara rinci, usulan dari setiap
kelurahan dan kampung antara lain
Kelurahan Sambaliung:331 usulan ,
Kampung Sei Bebanir Bangun 58 usulan
Gurimbang 54 usulan , Tanjung Perangat 29 usulan , Sukan Tengah 48 usulan , Suaran 105 usulan , Pesayan 30 usulan , Pilanjau:70 usulan , Rantau Panjang 21 usulan , Pegat Bukur 16 usulan ,
Inaran 33 usulan , Bena Baru 23
usulan , Tumbit Dayak 52 usulan terakhir Long dan Long Lanuk sebanyak 29
usulan.
Dalam kesempatan itu, Sekkab Muhammad Said menekankan pentingnya transformasi ekonomi dalam menentukan program pembangunan Kabupaten Berau ke depan. Ia berharap program yang diusulkan dapat berkontribusi positif terhadap pertumbuhan daerah. “Tentunya dengan efisiensi anggaran, kita mengharapkan agar program tetap terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muhammad Said
menegaskan bahwa seluruh usulan dan permasalahan yang disampaikan dalam
Musrenbang akan direalisasikan secara bertahap sesuai dengan prioritas dan
kemampuan anggaran daerah. (sep/FN)