Kukar Menjadi Lokasi Ketiga dalam Program Vaksinasi DBD Dinkes Kaltim, Target 1.530 Anak Sekolah Dasar

img


POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menggelar sosialisasi, advokasi,dan koordinasi persiapan pelaksanaan pilot program vaksin Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kutai Kartanegara. Sosialisasi ini berlangsung di Hotel Grand Fatma,Senin (23/6/2025).

Kegiatannn inij dibuka oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendali Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kalimantan Timur,Budi Setyo Basuki dan dihadiri Plt Kepala Diskes Kukar,Ns. Kusnandar,Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines Andreas Gutknecht,dan berbagai tamu undangan lainnya,

Kepala P2P Dinas Kesehatan Kalimantan Timur Budi Setyo Basuki mengatakan vaksinasi DBD ini adalah program berkelanjutan dari Dinas Kesehatan Kalimantan Timur,tahun 2023 vaksinasi DBD dilakukan di Balikpapan,

“Pada tahun 2024,vaksinasi DBD dilaksanakn di Samarindaa dan Kukar menjadi lokasi ketiga untuk melakuknn vaksinasi DBD,” ucapnya.

Ia menyebutkan bhwa vaksinasi DBD akan diberikaan kepada siswaa SD sebanyak 1.530 , tujuannya untuk mencegah anak anak terkenaa penyakit DBD,

“Kalaupun sakit tidak berujung parah atau tidak sampai meninggal,” sebutnya.

Menurutnya,Kalimantan Timur sudah masuk dalam zona merah penyakit DBD,faktornya disebabkan karena Iklim di Kaltim yang tidak pasti,antara musim kemarau dan musim hujan.

“Nyamuk suka tinggal di air bersih, bukan air kotor seperti di selokan,dengan curah hujan yang tinggi menjadi faktor banyak nyamuk Aedes aegpyt,” jelasnya

Lebih lanjut, pihakny terus melakukan upaya pengendalian lingkungan, seperti Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Menguras,Menutuo,Mendaur ulang (3M)

ia menyebutkan tidak ada efek samping atau gejala yang serius setelah melakukan vaksinasi DBD

“Jika gejala yang serius tidak ada, hanya timbul pegel pegel saja,” tambahnya.

Lebih lanjut,ia mengatakan bahwa vaksinasi DBD ini akan dilakukan dua tahap yang dijeda selama tiga bulan, “Vaksin DBD ini dilakuknn sebanyak dua kali,ada interval vaksin tiga bulan,jadi vaksin satu dan vaksin dua harus satu kesatuan,” tutupnya

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kukar Ns. Kusnandar mengatakann bahwa vaksinasi DBD ini akan dilaksanakan pada Juli 2025 di 4 Sekolah Dasar dengan target 1.530 Anak SD.

“SD Negeri 001 Kelurahan Sukarame, SD Negeri 003 Kelurahan Sukarame, SD Negeri 011 Kelurahan Loa Ipuh, SD Negeri 028 Kelurahan Melayu,jika target belum terpenuhi, kita akan lakukan vaksinasi di SDN 037 Rapak Lambu sebagai cadangan,”ungkapnya.

Setelah kegiatan ini selesai,pihaknya akan melakukan sosialisasi ke sekolah yang akan divaksinasi DBD tersebut.

“Setiap tahun kasus DBD pasti ada,sehingga manusianya harus divaksin untuk dikuatkan,dikebalkan sehingga tercipta imunitas masyarakat,”tutupnya.(adv/pk)