Gagasan Cafe Literasi di Berau Dapat Dukungan Asisten I Setkab

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Gagasan mendirikan Cafe Literasi di Kabupaten Berau mendapat dukungan penuh dari Asisten I Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau, M. Hendratno. Menurutnya gagasan itu sebagai langkah inovatif dalam meningkatkan minat baca generasi muda di luar lingkungan formal pendidikan.

 

“Kami dukung Cafe literasi itu diwujudkan dan menurut kami itu luar biasa, bisa menyambungkan enam dimensi literasi dengan aktivitas santai ala kafe, yang dekat dengan kehidupan anak muda,” ujarnya saat ditemui pada Senin (7/7/2025).

 

Menurut Hendratno, perpustakaan modern tidak lagi identik dengan rak-rak buku yang kaku dan membosankan. Sebaliknya, perpustakaan masa kini bisa bertransformasi menjadi ruang terbuka yang menyatu dengan kegiatan kreatif seperti diskusi, pertunjukan seni, hingga tempat bersantai.

 

“Buku tetap ada, tapi suasananya lebih santai. Ini mendekatkan literasi ke kehidupan nyata. Anak-anak bisa datang, ketemu teman, baca buku sambil minum dan makan,” tambahnya.

 

Ia mengungkapkan, bangunan untuk Cafe Literasi sebenarnya sudah tersedia di area parkir Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau. Namun, bangunan tersebut saat ini masih berbentuk warung sederhana dan belum dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti penerangan dan tata ruang yang memadai.

 

“Tinggal pengelolaannya saja. Tempatnya sudah bagus, suasananya juga sejuk. Sayang kalau tidak dimaksimalkan, tinggal tunggu kebijakan kepala dinasnya saja,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Hendratno mengatakan bahwa sebelumnya sempat ada rencana untuk memindahkan konsep cafe ke lantai dua gedung perpustakaan. Namun, rencana tersebut terkendala oleh faktor teknis. Meski demikian, semangat untuk menghidupkan budaya literasi dengan pendekatan yang lebih segar dan kekinian tetap tidak surut.

 

“Yang datang ke cafe literasi itu bukan hanya pengunjung perpustakaan biasa, tapi juga pembaca aktif yang haus ilmu. Mereka butuh tempat nyaman untuk belajar mandiri di luar sekolah,” pungkasnya.

Untuk meningkatkan budaya baca di kalangan generasi muda, keberadaan Cafe Literasi diharapkan menjadi alternatif ruang belajar yang lebih inklusif dan menyenangkan di Kabupaten Berau. (sep/FN)