Melebihi Ekspektasi Berau Sukses Raih 12 Medali di Fornas NTB, Ketua PI Apresiasi Konsistensi Atlet
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Kontingen Panah Indonesia (PI) Berau sukses menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII 2025 yang berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketua PI Berau, Abdul Rahman, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian para atlet yang telah menunjukkan dedikasi dan latihan yang konsisten.
"Dengan latihan
yang konsisten, apalagi kami juga datangkan pelatih dari luar daerah,
alhamdulillah hasil yang kami capai bahkan melebihi ekspektasi awal. Target
awal sebenarnya 2 emas, tapi kami justru meraih total 12 medali," ujar
Abdul Rahman.
Adapun rincian
perolehan medali yang diraih oleh kontingen PI Berau yaitu 5 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Medali tersebut diraih dari berbagai kategori, diantaranya:
- Kategori Akhwat 25 meter (dewasa, non-pelajar)
- Kategori tingkat SMP (dua peserta)
- Kategori tingkat SD kelas 1–3, kelas 4, dan kelas 6
"Insyaallah ke
depan kami akan kirim juga atlet dari tingkat SMA. Untuk tahun ini belum sempat
kami kirim karena seluruh biaya masih menggunakan dana pribadi. Hanya atlet
yang siap saja yang akhirnya ikut bertanding ke NTB," jelasnya.
Mengenai kekompakan
tim selama ajang berlangsung, Abdul Rahman menuturkan bahwa seluruh atlet
menunjukkan semangat dan solidaritas tinggi.
"Alhamdulillah
semuanya solid. Tidak ada yang membuat masalah. Dari seluruh perwakilan Kaltim
yang hadir di NTB, kami semua berkumpul dan saling mendukung," ucapnya.
Abdul Rahman juga
menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah agar ke depan lebih
memperhatikan dan mendukung pengembangan cabang olahraga panahan di Kabupaten
Berau, baik dari sisi pembinaan maupun pendanaan saat mengikuti kejuaraan di
luar daerah.
“Kami berharap ada
perhatian dari pemerintah, khususnya saat kami menyelenggarakan perlombaan di
Kabupaten Berau, maupun saat mengikuti kompetisi di luar daerah,” imbuhnya.
Terkait dengan
perbedaan federasi, Abdul Rahman menyebut bahwa pihaknya merupakan bagian dari
Panah Indonesia yang berbeda dengan Vespati (Federasi Panahan Indonesia).
"Kalau dari Vespati mereka hanya dapat satu perak. Kami dari Panah Indonesia berhasil meraih 12 medali,” pungkasnya. (sep/FN)