Tabligh Akbar Maulid Nabi 1447 Hijriah, Wakil Bupati Gamalis Ajak Perkuat Ukhuwah Islamiyah

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Ribuan jamaah memadati Lapangan Gor Pemuda, Selasa (9/9/2025) malam, dalam rangkaian  Tabligh Akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Berau dengan Majelis Zikir wa Ta’lim Ratibul Haddad Kabupaten Berau.

 

Wakil Bupati Berau, Gamalis, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena masih dapat dipertemukan dalam suasana penuh berkah.

 

“Segala puji syukur atas rahmat, taufik, dan hidayah Allah SWT, sehingga kita dapat bersama-sama menghadiri Tabligh Akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam keadaan sehat wal afiat,” ucapnya.

 

Gamalis juga menyampaikan apresiasi kepada para ulama dan panitia penyelenggara yang setiap tahun konsisten menggelar acara keagamaan ini.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya mengucapkan terima kasih kepada Majelis Zikir wa Ta’lim Ratibul Haddad yang selalu berhasil menghadirkan ribuan jamaah dalam peringatan Maulid Nabi di Berau,” ujarnya.

 

Pada kesempatan tersebut, hadir pula  Habib Thoif bin Abdul Qadir bin Husin Assegaf, Ketua Rabithah Alawiyah Indonesia asal Pasuruan, Jawa Timur, yang memberikan tausiah kepada jamaah. Kehadirannya diharapkan membawa semangat baru dalam meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

 

Gamalis menekankan, peringatan Maulid Nabi memiliki banyak hikmah bagi umat Islam.

 

“Para ulama berpendapat, peringatan Maulid Nabi adalah tradisi baik yang penuh manfaat. Melalui momentum ini, kita semakin terdorong meneladani sunah Rasulullah SAW demi keselamatan dunia dan akhirat,” jelasnya.

 

Ia juga mengaitkan peringatan Maulid dengan momen Hari Jadi ke-72 Kabupaten Berau dan Hari Ulang Tahun ke-215 Kota Tanjung Redeb.

 

“Mari kita jadikan Rasulullah sebagai teladan dalam kehidupan bermasyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meniatkan setiap langkah semata-mata untuk ibadah dan meraih rida Allah SWT,” tegasnya.


Acara Tabligh Akbar ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW yang diyakini sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta. (sep/FN/Advertorial)