Samboja Dorong Potensi Rumput Laut dan Ekowisata Jadi Andalan Pesisir Kukar
Camat Samboja, Damsik. (pic:Tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Kecamatan Samboja menatap peluang baru dalam
pengembangan sektor pesisir. Tak hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan,
kawasan ini kini mulai menggarap potensi budidaya rumput laut dan ekowisata
bahari sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.
Camat Samboja,
Damsik, menuturkan bahwa masyarakat nelayan di kawasan Tanjung masih konsisten
membudidayakan rumput laut, walau sempat menghadapi tantangan serangan virus.
“Semangat warga tetap
tinggi untuk mempertahankan dan memperluas usaha ini,” ujarnya Kamis
(11/09/2025).
Tak hanya
mengandalkan hasil laut segar, Damsik menyebut produk olahan seperti abon ikan
hingga kerupuk rumput laut kini mulai diminati wisatawan.
Ditambah dengan
panorama pantai dan keramahan masyarakat, Samboja kian dikenal sebagai tujuan
menarik bagi wisata bahari di Kukar.
Ia menilai kemajuan
infrastruktur ikut memperkuat potensi tersebut. Tempat Pelelangan Ikan (TPI)
sudah berjalan, sementara pelabuhan yang tengah disiapkan diyakini akan
memperlancar arus distribusi hasil tangkapan dan produk perikanan lokal.
“Walau belum resmi
beroperasi, keberadaan pelabuhan sangat ditunggu nelayan,” kata Damsik.
Ia juga mengaku
pemerintah kecamatan juga aktif mendorong sinergi antara nelayan, pelaku usaha,
serta perangkat daerah.
Dukungan Pemkab Kukar
berupa kapal, perlengkapan tangkap, dan bantuan modal menjadi stimulus penting
untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi lalu.
“Tradisi sosial
budaya masyarakat kami juga tetap terjaga. Doa bersama rutin digelar sebagai
ungkapan syukur dan sarana mempererat solidaritas komunitas pesisir,” jelasnya.
Dengan kombinasi potensi alam, peningkatan fasilitas, serta kekompakan warga, Damsik percaya kecamatan Samboja siap tampil sebagai pusat perikanan unggulan sekaligus destinasi wisata bahari yang berdaya saing.
“Harapan kami,
seluruh ikhtiar ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat
posisi Kukar sebagai episentrum industri kelautan di Kalimantan Timur,” pungkas
Damsik. (Adv/Tan).