Bupati Berau Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai: “Tradisi Lomba Perahu Harus Lestari dan Jadi Daya Tarik Wisata”

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Mengangkat semangat pelestarian budaya lokal sekaligus kepedulian terhadap lingkungan, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengajak untuk menjaga sungai sebagai sumber kehidupan dan ikon pariwisata daerah.

 

‘Kepada  seluruh masyarakat Berau untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai,” Ajakan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Lomba Perahu Panjang yang digelar di Tanjung Redeb, Rabu (29/10/2025).

 

Menurut Sri Juniarsih, adanya pertimbangan sungai merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Berau, tidak hanya sebagai sumber air, tetapi juga sebagai tempat berlatih bagi peserta lomba perahu yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Banua.

 

“Lomba Perahu Panjang adalah tradisi nenek moyang yang harus kita lestarikan. Masyarakat Banua punya jiwa tangguh dan erat kaitannya dengan sungai serta laut. Karena itu, saya mengajak semua pihak menjaga kebersihan sungai agar tetap menjadi tempat latihan dan kebanggaan kita,” ujar Sri Juniarsih.

 

Ia juga berencana menjadikan kegiatan ini agenda tahunan Kabupaten Berau yang bisa menarik wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

 

“Ke depan, saya minta Dinas Pariwisata menjadikan Lomba Perahu ini agenda rutin. Kita ingin wisatawan dari luar Berau hingga turis mancanegara datang menyaksikan tradisi unik ini. Tapi syaratnya satu sungai kita harus bersih,” tegasnya.

 

Selain menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan, Bupati juga menyampaikan informasi mengenai pengalihan anggaran perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau. Dana yang semula dialokasikan untuk acara hiburan kini digunakan untuk program sosial berupa sembako murah senilai lebih dari Rp3 miliar.

 

“Dana tersebut tidak hilang, tapi kami alihkan untuk membantu masyarakat. Program sembako murah ini dilaksanakan di 13 kecamatan. Sebagian warga yang sangat membutuhkan akan mendapat sembako gratis, sementara yang lainnya bisa membeli dengan harga terjangkau,” jelasnya.

 

Bupati berharap langkah ini dapat memperkuat rasa persatuan dan bersyukurnya masyarakat Berau tanpa mengurangi semangat perayaan hari jadi daerah.

 

“Yang terpenting, semangat kita tetap satu menjaga kebersamaan, melestarikan budaya, dan menebar manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (sep/FN)