Tahun 2026, UKT Dialokasikan Rp1,4 Triliun untuk 124.000 Mahasiswa se Kaltim

img

POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA : Program Pendidikan Gratispol Generasi Emas Kaltim adalah investasi strategis daerah, sekaligus komitmen serius Pemerintah Provinsi Kaltim membuka akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas bagi anak-anak Kaltim.

Menurut Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas'ud, bahwa para mahasiswa penerima manfaat Gratispol adalah putra putri terbaik Kalimantan Timur yang mendapatkan kesempatan luar biasa melalui Program Gratispol Generasi Emas Kaltim.

"Jangan sia-siakan kesempatan ini. Jangan lupakan perjuangan orang tua. Jangan lupakan harapan masyarakat. Dan jangan lupakan tanggung jawab moral bahwa kalian adalah representasi masa depan Kalimantan Timur," pesan  Gubernur Rudy,  di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin 17 November 2025.

Setidaknya 124.000 mahasiswa se Kaltim yang tersebar di 53 perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTS) di kabupaten dan kota pada 2026 akan menerima bantuan biaya uang kuliah tunggal (UKT) dari Program Gratispol Generasi Emas Kaltim.

"Anggarannya sebesar Rp1,4 triliun untuk mahasiswa untuk seluruh semester yang totalnya sebanyak 124.000 mahasiswa," sebut Rudy.

Dalam periode November tahun ini Pemerintah Provinsi Kaltim telah merealisasikan pencairan dana Pendidikan Gratispol senilai Rp 44.153 miliar untuk tujuh PTN yang telah selesai verifikasi.

Tujuh PTN yang telah mendapatkan kucuran alokasi UKT, yakni Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Rp22,454 miliar, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) Rp6,382 miliar, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (UINSI) Rp4,898 miliar, Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Rp4,68 miliar, Poltekkes Kemenkes Samarinda Rp3,562 miliar, Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) Rp1,57 miliar dan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politanesa) Rp604,8 juta.

Seluruh dana tersebut lanjut Gubernur sudah masuk ke rekening kampus dan kepada para pimpinan PTN diminta agar segera melakukan pengecekan dan memastikan UKT mahasiswa benar-benar bisa langsung dimanfaatkan.

"Jangan menunggu lama. Gunakan segera untuk meringankan beban mahasiswa dan orang tua mereka," pinta Rudy.

Terkait perguruan tinggi swasta (PTS), Gubernur Rudy menyampaikan memahami bahwa beberapa PTS masih dalam proses pemenuhan administrasi dan diminta segera menyelesaikan persyaratan dengan cepat, agar usulan bisa segera diajukan melalui Biro Kesra dan diverifikasi BPKAD sesuai mekanisme hibah daerah.

"Pemerintah siap menyalurkan dana UKT segera, setelah seluruh prosedur terpenuhi," tegas Rudy.

Orang nomor satu Benua Etam ini pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh rektor, direktur, wakil rektor, dekan,  dosen, dan seluruh civitas akademika PTN dan PTS di Kaltim atas dukungannya dalam menyukseskan Program Pendidikan Gratispol Generasi Emas Kaltim.

"Kolaborasi para pemimpin perguruan tinggi inilah yang membuat Program Gratispol dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran," ujarnya.

Pemerintah diakui Gubernur Rudy tidak bisa bekerja sendiri, tapi butuh dukungan kampus.

"Dan hari ini, Anda semua telah menunjukkan komitmen itu," pungkasnya.(mar)