Isran: IKN, Sisi Investasi di Kaltim Akan Meningkat

img

SAMARINDA- Gubernur Kaltim H Isran Noor mengatakan   ditunjuknya Provinsi Kaltim menjadi  Ibu kota Negara (IKN),  tentunya dampaknya sangat besar  khususnya dari sisi investasi akan meningkat,  yang berimbas pada peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah.

“Dengan IKN maka investasi akan  di Kaltim  akan besar, dimana  tahun 2020 mendatang,  akan mulai dibangun  istana negara, kantor parlemen serta sarana-prasarana  pendukung lainnya, dan ketika sarana-prasarana mulai dibangun, maka aktivitas kegiatan transaksi di Kaltim dari sisi investasi akan menjadi besar,” kata Isran Noor saat menghadari  acara Tax Gathering  yang dilaksanakan Kantor  pelayanan Pajak (KPP) Pratama Samarinda Ilir , di Ballroom Hotel Bumi Senyiur  Samarinda, Selasa (3/12/2019).

Isran meyakini, pembangunan sarana-prasarana IKN  yang dimulai  tahun 2020, maka pada  tahun tersebut pertumbuhan ekonomi Kaltim juga mulai meningkat,  karena  dibangun investasi pemerintah untuk pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan  Proyek Strategis Nasional (PNS) lainnya yang diusulkan Pemprov Kaltim.

“ Selain proyek pembangunan IKN, proyek strategis nasional yang  kita usulkan juga akan meningkatkan  pembayaran pajak,  diantaranya pembangunan jalan tol Samarinda-Bontang,  pembangunan jembatan tol PPU-Balikpapan,  proyek Bendungan Lambakan (Paser) , Normalisasi Sungai Karang Mumus Samarinda,  Dan semua kegiatan PSN tersebut  juga akan memberikan dampak yang luas biasa, baik pertumbuhan perekonomian maupun kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Dengan adanya proyek pembangunan IKN  ditambah PSN, lanjut Isran Noor, maka target pendapatan Kaltim Rp32 triliun  bisa tercapai,  karena proyek IKN saja setiap tahun mencapai lebih kurang Rp 70 sampai 85 triliun, oleh karena itu, Provinsi Kaltim ditunjuk sebagai IKN, patut disyukuri, karena dampaknya sangat luar biasa bagi perkembangan dan kemajuan Kaltim.

“Terkain  pembangunan IKN, saya ingatkan  kepada pengusaha-pengusaha yang ada di Kaltim, kiranya jangan sampai ketinggalan,  libatkan diri  tentu dengan segala kelebihan dan kekurangan,  IKN  jangan sampai tidak dimanfaatkan,  dengan keterlibatan pengusaha lokal dalam membangun IKN, otomatis dapat meningkatkan penerimaan pajak ,” kata Isran Noor.(mar/poskotakaltimnews.com)