20 Guru Dilatih Peningkatan Mutu Pembelajaran Aktif

img

TENGGARONG- Sebanyak 20 Guru dari empat SD di kelurahan Maluhu, dilatih pembelajaran aktif, sebagai bagian menjalankan program Pintar kerja sama antara Disdikbud Kukar dengan Tanoto Foundation.

"20 Guru yang mengikuti pelatihan peningkatan mutu pembejaran aktif, dari SDN 025, 010, 023 dan SDN 025 Tenggarong, tapi lebih banyak berasal dari SDN 025, " ucap Fasilitator Daerah(Fasda) Tanoto Foundation untuk Kukar, Cicik Novita SPd, Kamis(05/12/2019) siang.

Cicik yang juga mengajar di SDN 025 Tenggarong menambahkan, pelatihan peningkatan mutu pembejaran aktif, juga sebagai upaya perwujudan bagian dari Delapan standar pendidikan berkualiatas, yaitu peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

"Peserta pelatihan diajarkan bagaimana mengkondisikan, agar siswa aktif dalam pembejaran, sehingga apa yang disampaikan oleh guru mampu mengerakan siswa menjadi aktif, atau pembejaran berbekas didalam fikiran anak didik," jabarnya.

Cicik yang juga sebagai guru Inti bahasa Inggris di Kukar melihat pembajaran yang baik,  bukan hanya selalu berpedoman pada buku, agar lebih mengasikkan bisa memamfaatkan lingkungan sekitar sekolah.

"Pembelajaran aktif terhadap siswa, mencakup mengalami apa yang didapat, berinteraksi, merefleksikan serta mengkomunikasi dengan baik, hasil pengertian yang didapat selama belajar. Kenyamanan kelas tergantung gurunya," jelasnya.

Cicik menanggapi, anggapan sebagian masyarakat, yang memandang pembelajaran di sekolah swasta lebih aktif dan inovatif, dari sekolah milik pemerintah, sekolah swasta diuntungkan pembiayaan yang mendukung untuk menciptakan kualitas pembelajaran, mewujudkan sarana dan pra sarana pendidikan yang memadai, karena sekolah swasta ditunjang dengan BOS dari pemerintah serta SPP dari kemandirian pembayaran siswa yang rutin tiap bulannya.

"Sekolah milik pemerintah juga sudah mulai, akan menerapkan pembelajaran siswa aktif di kelas, makanya pelatihan dan peningkatan mutu pembejaran akan diupayakan rutin digelar diberbagai sekolah, agar kompetensi dasar tiap guru akan semakin meningkat. Kita optimis pembejaran siswa aktif akan semakin maju di Kukar," pungkasnya.(and/poskotakaltimnews.com)