Abdul Ramli: Ketidaksesuaian Tagihan Air Pelanggan PTMB Telah Ditindaklanjuti

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) memastikan persoalan lonjakan tagihan air yang sempat dikeluhkan sebagian pelanggan telah ditindaklanjuti dan diselesaikan melalui proses verifikasi serta penyesuaian data pemakaian.

 

Manajer Sekretaris Perusahaan PTMB, Abdul Ramli, menjelaskan bahwa seluruh laporan pelanggan yang mengalami ketidaksesuaian tagihan telah melalui proses pemeriksaan dan koreksi sesuai kondisi riil di lapangan.

 

"Permasalahan terkait lonjakan tagihan air yang sempat menjadi perhatian masyarakat telah selesai ditindaklanjuti dan dilakukan penyesuaian berdasarkan hasil verifikasi data pemakaian pelanggan," ujar Abdul Ramli.

 

Ia menerangkan, proses revisi dan penyesuaian tagihan baru dapat dilakukan pada Selasa, 2 Juni 2026 lalu, setelah berakhirnya masa libur panjang yang berlangsung sejak 29 Mei hingga 1 Juni 2026.

 

"Pembaruan data dan penyelesaian administrasi baru dapat dilakukan secara optimal pada hari operasional berikutnya setelah libur panjang berakhir," katanya.

 

Dari hasil penelusuran dan pencocokan data lapangan, PTMB menemukan adanya ketidaksesuaian angka meter yang dipengaruhi perbedaan data pembacaan meter dan proses penyesuaian administrasi.

 

"Seluruh data yang terindikasi tidak sesuai telah dilakukan koreksi dan disesuaikan dengan angka pemakaian riil pelanggan," tegasnya.

 

Abdul Ramli menegaskan, PTMB berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan transparan kepada pelanggan. Masyarakat yang masih menemukan kejanggalan pada tagihan air dipersilakan melapor ke layanan pelanggan dengan membawa bukti pendukung.

 

"Pelanggan yang mengalami anomali tagihan dapat datang langsung ke Customer Service PTMB dengan membawa foto atau data angka meter terakhir untuk dilakukan pengecekan dan verifikasi," ujarnya.

 

Menurutnya, proses penyelesaian pengaduan dapat dilakukan maksimal dalam waktu 1x24 jam setelah data diverifikasi.

 

Selain menyelesaikan persoalan tagihan, PTMB juga terus melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan kualitas layanan air bersih di Kota Balikpapan.

 

Program tersebut meliputi pergantian water meter secara berkala, peningkatan sistem penagihan (billing system), penertiban tunggakan pelanggan, hingga penguatan pengawasan pencatatan meter.

 

"Langkah-langkah ini dilakukan untuk meningkatkan akurasi data, menjaga stabilitas pelayanan, serta menghadirkan sistem pelayanan air bersih yang semakin baik, profesional, dan transparan bagi masyarakat," jelas Abdul Ramli.

 

Di akhir keterangannya, PTMB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dialami pelanggan dan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (mid)