Antusiasme Tinggi, Kejari Kukar Siapkan Easy Run dengan Peserta Lebih Besar

img

Kajari Kukar, Aji Kalbu Pribadi bersama dengan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat membuka Easy Run dan Senam Bersama Adhyaksa Runners. (Kriz)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Menjaga kebugaran tak selalu harus dilakukan melalui kompetisi atau olahraga dengan target tertentu. Berlari santai sambil menikmati suasana kota juga bisa menjadi pilihan untuk membangun kebiasaan hidup sehat.

 

Semangat itulah yang dibawa Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui kegiatan Easy Run dan Senam Bersama Adhyaksa Runners bersama Bankaltimtara Cabang Tenggarong pada Jumat (9/10/2026).

 

Sebanyak 120 peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan menempuh rute sepanjang 6,4 kilometer.

 

Tingginya minat masyarakat, termasuk sejumlah komunitas yang ingin bergabung, menjadi pertimbangan Kejari Kukar untuk mengembangkan kegiatan olahraga bersama dengan jumlah peserta lebih besar.

 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kukar, Aji Kalbu Pribadi mengatakan, kegiatan ini dirancang bukan sekadar menjadi aktivitas olahraga sesaat, melainkan agenda berkelanjutan yang dapat melibatkan berbagai kalangan.

 

Karena itu, pihaknya menargetkan easy run dapat dilaksanakan minimal satu kali setiap bulan melalui kerja sama dengan perusahaan, organisasi perangkat daerah (OPD), maupun stakeholder lainnya.

 

“Ke depan ada beberapa stakeholder yang ingin bekerja sama dengan kita. Hari ini bersama Bankaltimtara, sekitar tiga minggu yang lalu juga dengan BRI,” ujarnya.

 

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Kejari Kukar memperluas kegiatan olahraga bersama.

 

Menurutnya, konsep easy run dipilih karena menghadirkan suasana santai sehingga peserta dapat menikmati aktivitas fisik sekaligus membangun kebersamaan dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.

 

Ia berharap kegiatan ini dapat memperkenalkan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga yang dilakukan secara rutin.

 

Dengan melibatkan lebih banyak pihak, pesan mengenai pola hidup sehat diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

 

“Minimal easy run ini sebulan sekali, entah dengan beberapa perusahaan ataupun dengan OPD dan lain-lain. Minimal memperkenalkan secara umum jiwa sehat, jiwa raganya supaya warga-warga Kukar ini selalu sehat,” ucapnya.

 

Antusiasme peserta menjadi salah satu hal yang menonjol dalam pelaksanaan kali ini.

 

Meski kuota ditetapkan sebanyak 120 orang, sejumlah komunitas olahraga sempat menyampaikan keinginan untuk ikut bergabung.

 

Namun, keterbatasan kapasitas membuat panitia harus menyesuaikan jumlah peserta.

 

Ia menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan dengan skala lebih besar membutuhkan persiapan yang berbeda, terutama berkaitan dengan pengaturan rute dan pengamanan.

 

Karena itu, Kejari Kukar tetap memperhatikan kesiapan teknis sebelum menambah jumlah peserta pada pelaksanaan mendatang.

 

“Kami sengaja membuat ini dengan konsep easy run. Kalau ada event yang besar, persiapannya juga besar. Kemarin ada beberapa komunitas yang ingin bergabung, tetapi kuota kami 120 orang,” ungkapnya.

 

Kendati demikian, peluang untuk memperluas kegiatan tetap terbuka. Kejari Kukar siap menjalin kerja sama dengan komunitas maupun pihak lain yang ingin mengadakan kegiatan olahraga bersama dalam skala lebih besar.

 

“Kalau nanti ada komunitas yang ingin bekerja sama mengadakan event yang lebih besar lagi, kami siap mendukung,” sebutnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, peserta memulai lari dari depan Kedaton Kutai Kartanegara setelah melakukan pemanasan.

 

Rute kemudian melewati Taman Tanjong, menyeberangi jembatan, menyusuri tepian sungai menuju Kantor Bupati Kukar, lalu berlanjut ke kawasan Menara Tuah Himba dan SMA Negeri 2 Tenggarong sebelum mencapai titik akhir.

 

Selain lari santai, kegiatan juga diisi senam bersama serta dilengkapi konsumsi dan pembagian doorprize.

 

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menilai olahraga bersama tidak hanya memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat koordinasi antara pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan berbagai pihak lainnya.

 

“Kegiatan seperti ini tentunya bagian dari memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Kita berharap dengan kegiatan seperti ini, maka akan lebih memberikan semangat lagi untuk warga masyarakat kita berolahraga,” ujarnya.

 

Ia berharap kegiatan yang saat ini diikuti 120 peserta dapat dikembangkan menjadi event terbuka agar semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan untuk berpartisipasi.

 

Namun, perluasan kegiatan harus disertai persiapan yang matang, termasuk pengamanan jalan dan pengaturan lalu lintas.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Pak Kajari yang sudah menginisiasi kegiatan ini. Kita bermimpi bahwa kegiatan ini bisa kita laksanakan lebih besar lagi. Kalau hari ini pesertanya terbatas 120 orang, nanti kita akan bikin terbuka,” tutupnya. (Kriz)