Pemkab Kukar Sudah Telusuri Cluster Gowa
TENGGARONG-
Pemkab Kukar sudah menelusuri jaringan cluster Gowa, yang menghadiri kegiatan
ijtima ulama asia di kabupaten Gowa Sulsel, dan penanganan terhadap cluster
baru ini sama saja, sesuai standar penanganan isolasi bagi Orang Dalam Resiko(ODR)
dan juga Orang Dalam Pemantauan.
"Sudah kami
himpun datanya, tapi kami tidak spesifik pada satu cluster gowa saja, walau
kami sudah mengetahuinya, standar yang penilaian kami, orang yang baru datang
dari daerah pandemi corona," ujar Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan
Penanganan Corona di Kukar, dr Martina Yulianti, Rabu(1/4/2020) siang.
Yuli yang
menjabat sebagai Kadinkes kukar ini menambahkan, bagi yang baru datang segera
melapor ke petugas kesehatan, dan lakukan sosial distancing dengan isolasi
mandiri dalam rumah, agar target memutus mata rantai penyebaran virus corona
lebih mudah dilakukan.
Untuk status ODP
dengan isolasi, sudah ada yang selesai mencapai 38 orang, namun diharapkan
tetap waspada untuk tetap menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat.
"Penggunaan
Rapid Tes sangat sensitif, untuk mengetahui apakah orang tersebut terindikasi
corona, bisa saja saat rapid tes hasilnya positif, namur saat CVR tes hasilnya
negatif, makanya akan dilakukan tes lagi di 14 hari kedepan," jelasnya.
Untuk data sebaran
covid-19 di kukar per 2 April 2020, untuk ODP sisa 348 orang yang sebelumnya
mencapai 384 orang, dan sebanyak 36 sudah selesai isolasi. Untuk PDP dari 17
orang sisa 14 orang karena 3 orang sudah selesai proses pemeriksaan dan
hasilnya negatif. Untuk yang terkomfirmasi positif corona masih 2 orang dan
keadaannya sudah membaik, dan tinggal menunggi satu kali pemeriksaan lagi, jika
hasilnya sudah negatif, maka bisa dipulangkan.(and)