Tak Kunjung Dibagi ke Warga, Dewan Pertanyakan Bantuan Sembako Pemkab Kukar

img

Foto: Andi Faisal (Anggota DPRD Kutai Kartanegara)

 


TENGGARONG, Anggota DPRD Kutai Kartanegara dari Fraksi Golkar Andi Faisal mempertanyakan kepada Pemerintah Kukar terkait dengan, penyaluran bantuan sembako kepada warga terdampak Covid-19, yang hingga saat ini belum terealisasi dihampir kecamatan se Kukar. Penyaluran bantuan paket sembako sejauh ini baru tersalurkan di beberapa kecamatan yakni di Tenggarong, Kenohan, Kembang Janggut.

“Hingga saat ini untuk wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang, Muara Kaman dan Sebulu paket sembako untuk warga terdampak Covid-19 belum sama sekali teralisasi. Kukar ini kecamatannya tidak hanya Tenggarong, Kenohan dan Kembang Janggut tetapi yang lain juga masuk Kukar.” Kata Andi Faisal yang rapat Paripurna DPRD Kukar tentang penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemkab Kukar, Rabu 29/4/2020 yang dihadiri Bupati Edi Damansyah.

Andi Faisal mengaku, sering ditanya oleh warga terkait dengan kepastian realisasi bantuan sembako dari pemerintah Kukar.

“Masyarakat menyampaikan keluh kesah kepada saya, kapan penyaluran bantuan sembako bisa terealisasi. Karena dalam kondisi seperti sekarang ini masyarakat butuh makan, kehidupan masyarakat menjadi perhatian bersama, kita minta pemerintah aktif dalam sesegera mungkin penyaluran bantuan sembako ke masyarakat dilakukan,” katanya.

Sementara itu Bupati Edi Damansyah kepada Poskotakaltimnews.com usai rapat Paripurna itu mengatakan bahwa penyaluran paket sembako untuk warga terdampak hingga saat ini terus berjalan.

Termasuk untuk di kecamatan Tenggarong Seberang, Muara Kaman dan Sebulu Edi menyebut bahwa proses verifikasi dilakukan supaya bantuan yang disalurkan benar benar tepat sasaran.

“Sejauh ini masih terus berproses. Saya paham apa yang dirasakan masyarakat, penyaluran bantuan akan lakukan di 18 kecamatan. Warga yang belum terdata padahal berhak mendapatkan bantuan datanya akan masuk didata susulan.”ungkap Edi Damansyah.

Mekanisme pendataan kata Edi Damansyah dilakukan mulai dari RT, Desa/Kelurahan sampai ke Kecamatan kemudian koordinasi dengan Dinas Sosial.

“Yang pasti proses bantuan sembako warga hingga saat ini terus berlanjut,” tandasnya.awi/adv