Bupati Kukar Sampaikan Capaian Keberhasilan Pembangunan dan Prestasi 2019

img

(Bupati Edi saat menyampaikan LKPJ 2019 pada rapat Paripurna DPRD Kukar)


TENGGARONG, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah pada Rapat Paripurna ke V DPRD Kukar, Rabu (29/4/2020) menyampaikan capaian keberhasilan tahun 2019 dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2019, secara virtual melalui Video Conference (Vidcon) , yang dibuka Ketua DPRD Abdul Rasyid didampingi Wakil Ketua Didik Agung Eko Wahono dan dihadiri para Anggota DPRD Kukar.

Dalam keterangan LKPJ yang disampaikan Edi Damansyah, disebutkan bahwa pencapaian pembangunan daerah berdasarkan prioritas pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RKPD tahun 2019.

Untuk prioritas pertama adalah pembangunan manusia melalui peningkaan kualitas layanan dasar dan penurunan kemiskinan, hal ini meliputi  meningkatnya Aksesibilitas, Kualitas dan Manajemen Pendidikan, dengan fokus : Meningkatkan Angka Partisipasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Menurunkan Angka Putus Sekolah, dan Meningkatkan aksesibilitas dan mutu pendidikan, dengan Capaian Rata-rata Program Utama dan Pendukung sebesar 99,95 persen atau predikat sangat tinggi.

Selanjutnya adalah meningkatnya budaya baca masyarakat, dengan fokus : Meningkatkan Aksesibilitas Masyarakat terhadap Perpustakaan Desa, dengan Capaian Rata-rata Program Utama dan Pendukung sebesar 146,4 persen atau predikat sangat tinggi.

Kemudian meningkatnya akses dan kualitas pelayanan kesehatan, dengan fokus : Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Balita (AKABA), dengan Capaian Rata-rata Program Utama dan Pendukung sebesar 91,95 persen atau predikat sangat tinggi.

Serta meningkatnya layanan kebutuhan dasar perumahan dan kawasan permukiman perkotaan dan perdesaan, dengan fokus : Meningkatkan akses terhadap perumahan dan permukiman yang layak, dengan Capaian Rata-rata Program Utama dan Pendukung sebesar 126,72 persen atau predikat sangat tinggi

Kemudian meningkatnya keterpaduan pengentasan kemiskinan antar sektor antar wilayah, dengan fokus : Meningkatkan kesempatan kerja dan optimaliasi potensi sosial ekonomi masyarakat, dengan Capaian Ratarata Program Utama dan Pendukung sebesar 108,73 persen atau predikat sangat tinggi.

Untuk priortas capaian pembangunan ke dua adalah Peningkatan Nilai Tambah Perekonomian melalui Pertanian, Industri Pengolahan, Pariwisata dan Ekonomi Kreati.

Hal ini berdasarkan hasil capaian dalam mewujudkan percepatan kedaulatan pangan dan revolusi pembangunan pertanian dalam arti luas sebagai daya ungkit pertumbuhan ekonomi daerah, dengan fokus : Meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian (fokus komoditas jagung), dengan Capaian Rata-rata Program Utama dan Pendukung sebesar 333,58 persen atau predikat sangat tinggi.

Kemudian meningkatnya pengembangan industri pengolahan pangan, peternakan, perikanan, pengolahan pakan, dan potensi daerah yang berdaya saing. dengan fokus : Meningkatkan produksi industri pengolahan hasil pertanian, dengan Capaian Rata-rata Program Utama dan Pendukung sebesar 99,56 persen atau predikat sangat tinggi.

Poin selanjutnya adalah meningkatnya potensi dan daya dukung pariwisata daerah serta kunjungan wisata di Kutai Kartanegara. dengan fokus : Meningkatkan kunjungan wisata daerah dan meningkatkan nilai tambah ekonomi kreatif daerah, dengan Capaian Rata-rata Program Utama dan Pendukung sebesar 100,58 persen atau predikat sangat tinggi.

Serta Meningkatnya aksesibilitas antar wilayah serta kualitas pelayanan perhubungan. dengan fokus : Meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas dalam menunjang kegiatan ekonomi masyarakat (produksi dan distribusi), dengan Capaian Rata-rata Program Utama dan Pendukung sebesar 101,16 persen atau predikat sangat tinggi

Untuk prioritas ketiga Peningkatan Pendapatan Asli Daerah dan Reformasi Birokrasi.

Dalam capaian ini adalah meningkatnya Pendapatan Asli Daerah. dengan fokus : Meningkatkan pertumbuhan pajak dan retribusi daerah, dengan Capaian Rata-rata Program Utama dan Pendukung sebesar 158,40 persen atau predikat sangat tinggi.

Kemudian Meningkatnya kapasitas pemerintahan daerah dari segi kelembagaan, profesionalisme sumberdaya aparatur, dan keuangan daerah dalam rangka pelayanan publik yang prima dan kondusifitas daerah. dengan fokus : Memantapkan Reformasi Birokrasi dan Kinerja Daerah, dengan Capaian Rata-rata Program Utama dan Pendukung sebesar 83,36 persen atau predikat sangat tinggi.

Prestasi Keberhasilan Tahun 2019

Selain pencapaian keberhasilan dalam pembangunan Kutai Kartanegara pada 2019. Pemkab Kukar juga menerima 7 panji keberhasilan pembangunan dari Gubernur Kalimantan Timur.

Yakni di  bidang Bidang Pengembangan Holtikultura; . Bidang Pembangunan Ketahanan Pangan;  Bidang Perkebunan;  Bidang Tata Kelola Kearsipan;  Bidang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kategori Kabupaten;  Bidang Kondusifitas Daerah; dan. Bidang Gerakan Pramuka

Kemudian raihan prestasi kedua adalah penghargaan Wahana Tata Nugraha atas keberhasilan mengikuti Kinerja Penyelenggaraan Sistem Transportasi Perkotaan Tahun 2019 dari Kementrian Perhubungan

Ketiga pada Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab. Kukar Menerima Penghargaan peringkat A sebagai Role Model Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori "Sangat Baik" Tahun 2019.

Selanjutnya diprestasi ke empat adalah Kabupaten Kutai Kartanegara menerima penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2019 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada tanggal 23 Juli 2019.

Kemudian kelima adalah Penghargaan Abdi Bakti Tani diterima oleh Dinas Perkebunan sebagai Unit Kerja Pelayanan Berprestasi Madya atas upaya meningkatkan pelayanan kepada publik dari Kementrian Pertanian.

Keenam Kab. Kutai Kartanegara menerima penghargaan Peringkat XXIX "Memuaskan" pada Kategori Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota berdasarkan Hasil Pengawasan Tahun 2019.

Dan prestasi keberhasilan ke tujuh adalah Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menerima Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik se-Kaltim Kategori Kabupaten Tahun 2019 oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.awi/adv