Sa'bani Buka Rakor Optimalisasi Gutus Covid

img

(Rakor kegiatan Posko Gugus Tugas)

 

SAMARIDA- Penjabat (Pj) Sekprov Katim Muhammad Sa'bani membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi  kegiatan Posko Gugus Tugas (Gutus) Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Provinsi Kaltim,  yang dilaksanakan secara vertual, yang digelar di Ruang Tepian II Kantor Gubernur Kaltim.

Muhammad Sa'bani Rakor ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan  untuk mengoptimalkan aktivitas dari sekretariat  gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim.

" Melalui Rakor secara vertual ini, kita harapkan ada masukan-masukan dari Forkopimda maupun perangkat daerah yang tergabung dalam tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, sehingga masukan yang disampaikan dapat meningkatkan kinerja tim posko gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Katim," kata Sa'bani.

Ditambahkan,   beberapa apa hari belakangan perkembangan wabah Covid-19 belum begitu mereda, sehingga  perlu menyikapi dengan penanggulannya, karena dampak yang ditimbulkan sangat luar biasa terhadap  kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu, lanjut Sa'bani Provinsi Kaltim  telah mengalokasikan dan menyiapkan dana sebesar Rp 500 miliar di dalam penanggulangan Covid19, yang terbagi dari 3 komponen utama yaitu penguatan  kesehatan masyarakat sebesar Rp 250 miliar, kemudian menyiapkan  jaring pengaman sosial serta menyiapkan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kaltim.

Sa'bani juga mengharapkan aktivitas anggota gugus tugas dapat terus dilakasanakan dengan baik, termasuk penyiapan data-data yang akurat yang dihimpun dari gugus tugas kabupaten/kota dan dinas kesehatan, sehingga datanya akurat dalam penanganan Covid-19 di Kaltim, dan yang tidak kalah penting adalah administrasi yang lengkap baik terhadap penerimaan dan penyaluran  bantun APD maupun bantuan logistik dari pihak swasta dan masyarakat.

" Semuanya harus ada laporan secara transparan baik penerimaan maupun penyaluran bantuan APD maupun logistik, sehingga dikemudian hari tidak menimbulkan masalah," pesan Sa'bani.

Sementara Liaison Officer (LO) BNPB Pusat Brigjen TNI (Purn) Nanang Hariyanto mengatakan tugasnya adalah melakukan monitoring  terhadap pelaksanaan  Posko Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 di daeah, dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 dimasing-masing daerah.

Nanang Hariyanto  mengatakan LO BNPB Gugus Tugas Nasional menjadi penghubung tim gugus tugas daerah kepada gugus tugas nasional untuk melaporkan seluruh  kegiatan maupun kendala yang ada di daerah, sehingga kendala tersebut dapat diantisipasi secepat mungkin dalam penanganan Covid-19.

" Kami harapkan posko gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim bisa bekerja secara maksimal dalam penanganan Covid-19, khususnya perangkat daerah yang tergabung dalam tim gugus tugas kaltim, termasuk menghipun data-data yang akurat baik  dalam penerimaan maupun penyaluran bantuan APD maupun bantuan logistik lainnya, sehingga peran dan tugas Posko Gugus tugas berjalan sebagaimana mestinya," kata Nanang Haryono.

Rakor secara vertual tersebut di hadiri Forkopimda Kaltim, Plt Kepala BPBD Kaltim, serta dinas instansi terkait dilingkup Pemprov Kaltim dan instansi vertikal.(mar)