Anggaran Penanganan Covid-19 Kukar Sudah Terserap 74 Persen

img

(Sekda Kukar dan sejumlah Kepala OPD saat menerima kunker Tim Pansus Covid-19 DPRD Kaltim)


TENGGARONG, Anggaran penanganan Covid-19 Kutai Kartanegara yang dialokasikan senilai Rp129 miliar, hingga saat ini sudah terserap kisaran 74 persen, atau sekitar Rp95,4 miliar.“Sisanya tidak cepat untuk kita habiskan, karena kita tidak tahu kapan virus ini akan berakhir.” kata Sekda Kukar Sunggono, saat menerima kunjungan kerja dari Tim Pansus Covid-19 DPRD Kaltim, diruang serba guna Kantor Bupati Kukar, Kamis (9/6/2020).

Disisi lain, kata Sunggono saat ini pembiayan yang dikeluarkan disesuaikan kebutuhan dan dengan pemesanan, seperti penyemprotan disinfektan, pembiayaan posko bersama (gabungan) dan beberapa hal lainnya.

“Kemudian anggaran yang tersisa nantinya juga akan kita gunakan untuk pengadaan alat penunjang pemeriksaan PCR, kita sudah miliki alat PCR sendiri yang dibeli dari dana BLUD dan BTT Kukar,” ujarnya.

Untuk diketahui bahwa dalam percepatan penanganan Covid-19 Pemkab Kukar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp129 miliar yang diperuntukan buat penanganan bidang kesehatan senilai Rp93,3 miliar, bidang ekonomi sebesar Rp22,7 miliar dan jaring pengaman sosial senilai Rp13,9 miliar.

Dihadapan para anggota tim Pansus Covid-19 DPRD Kaltim, yang dikoordiniri Puji Setyowati,Sunggono membeberkan proses penanganan Covid-19 Kukar, yang dilakukan tim gugus tugas percepatan Covid-19, dan pada saat ini kasus Covid-19 di Kukar sudah mulai melandai.

Sementara itu salah satu anggota Tim Pansus N Listyono mengapresiasi Pemkab Kukar dalam penanganan Covid-19.”Rata rata kabupaten/kota gerakannya cepat dalam penanganan Covid, termasuk Kukar, tidak menunda nunda dalam proses percepatan penanganan, termasuk dalam penyaluran bantuan ke warga yang terdampak covid-19. malah kami melihat provinsi yang agak lambat, dari anggaran yang teralokasi untuk penanganan Covid-19 Pemprov Kaltim senilai Rp388 miliar, baru sekitar 90 miliar yang terserap.” Ujarnya.(pk/Poskotakaltimnews.com)