Imbas Covid-19, Omset Usaha Karangan Bunga Menurun

img

(Irvan, Kios Bunga Rosalinda Tenggarong)


TENGGARONG, Usaha karangan bunga ditengah Pandemi Covid-19 di wilayah Tenggarong sangat terdampak. Hal ini dialami pula oleh pelaku usaha Karangan Bunga Rosalinda, yang berada di Jalan Wolter Mongisidi Tenggarong.

Irvan Pemilik Toko Karangan Bunga, wabah Covid-19 telah mempengaruhi omset pemesanan pembuatan karangan bunga. Penurunan bisa mencapai 50 persen.”Ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini hampir pelaku usaha kena dampaknya. Begitu pula usaha pembuatan karangan bunga, semenjak terlanda Covid-19, omset menurun jauh,” kata Irvan kepada Poskotakaltimnws Jumat 7 Agustus 2020.

Menurut pengakuan Irvan sebelum adanya pandemi ini omzet nya mencapai Rp 5 juta – Rp 7 jutaperhari,sekarang menurun hingga 50 persen.”Sekarang menjadi 2 juta-3 juta,untuk mencapai senilai 5 juta sangat lah sulit karena keadaan atau kondisi saat ini tidak memungkinkan , “ujarnya.

Dikatakan Irvan, usaha yang ia geluti sejak tahun 2006 silam, sudah melewati pasang surut dalam usaha. Namun yang cukup terasa adalah ketika wabah Covid-19, seperti sekarang ini.

Dijelaskan Irvan, bahwa dirinya menjual berbagai macam karangan bunga yang disesuaikan dengan pemesanan pelanggan mulai harga ratusan ribu sampai jutaan rupiah.”Tergantung pemesanan pelanggan harga bervariasi,” tandasnya.(kik/poskotakaltimnews.com)