Anggota Komisi Informasi Kaltim Diharapkan Aktif Perangi Berita Hoax
(Foto bersama usai acara pelantikan)
SAMARINDA- Wakil Gubernur Kaltim H Hadi
Mulyadi mengatakan dilantiknya anggota Komisi Informasi Kaltim nantinya dapat
mengemban amanah yang diberikan, khususnya
dapat berperan aktif dalam memerangi berita hoax yang dapat meresahkan
masyarakat.
" Kepada 5 anggota KI Kaltim yang telah dilantik, saya harapkan bisa bekerja semaksimal mungkin membangun
Kaltim sesuai dengan tugas dan fungsinya, termasuk memerangi berita hoax yang berkembang di
tengah masyarakat," tegas Hadi Mulyadi
kepada tim Publikasi Humasprov Kaltim, usai melantik anggota KI Kaltim,
di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (7/11/2020).
Hadi Mulyadi
mengharapkan, kehadiran Komisi Informasi dan kerjasama dengan seluruh
stakeholder termasuk masyarakat untuk aktif memerangi berita hoax yang tidak
menguntungkan bagi semuanya.
"
Kesadaran itu penting dengan mengolah informasi itu sebaik mungkin, jadi jangan cepat-cepat
sher tanpa ada analisa yang cukup, baik berita
dalam negeri dan luar
negeri, apalagi berita-berita yang sifatnya personal itu tidak baik,"
pesannya.
Terkait dengan berita-berita hoax yang
berkembang d tengah masyarakat, Hadi
Mulyadi mengharapkan agar masyarakat
harus pintar membaca, menyeleksi berita yang diterima dengan baik
sehingga tidak mudah terpengaruh.
" Dengan menyeleksinya, sehingga tidak
mudah percaya, dan tidak cepat mensher
terhadap berita-berita hoax
tersebut," pesan Hadi Mulyadi.
Anggota KI Kaltim M.Khaidir mengatakan siap
mengabdikan diri untuk empat tahun kedepan, dimana tugas dan fungsi KI harus bekerja maksimal
khususnya dalam menindak lanjuti sengketa-sengketa menjadi komitmen untuk
menyelesaikannya.
" Kemudian Tufoksi tim monitoring dan
evaluasi tentang keterbukaan informasi publik, membuat petuntuk teknis dan
pelaksanaan tentang layanan informasi publik itu akan tetap akan kita
laksanakan sesuai dengam tufoksi yang ada," tandasnya.
Untuk pembentukan Ketua KI Kaltim, lanjut
Khaidir akan di rembukkan bersama dengan angggota KI, paling lambat antara Hari Senin dan Selesa mendatang sudah
dilakukan.
" Karena agenda utama yang akan
dilaksanakan setelah pelantikan adalah Monev tentang keterbukaan, sehingga
harus cepat dibentuk oposisi dan cepat pula kita bekerja. Inysa Allah paling
lambat Selasa sudah terpilih siapa Ketua KI Kaltim," kata Khaidir.(mar/poskotakaltimnews.com)