Pelajar SMA Tertangkap Tangan Selundupkan Sabu dalam Bakso di Lapas Tenggarong

img

Kapolres Kukar Irwan Masulin Ginting di dampingi Kasat Narkoba IPDA Encek Indrayani

TENGGARONG, Aksi MC (17) seorang pelajar SMA di Kukar ini terbilang nekat, menyelundupkan barang haram jenis sabu ke Lapas Kelas II A Tenggarong, Minggu (20/12/2020) sekira pukul 14.00 Wita.

Aksi nekat itu ketahuan petugas Lapas Tenggarong, dan tersangka diamakan untuk digelandang ke Polres Kukar.

”Tersangka MC (17) pelajar SMA tertangkap tangan oleh petugas kepolisian dan petugas Lapas kelas II Tenggarong pada Minggu 20 Desember 2020 sekitar pukul 14.00. MC akan menitipkan makanan berupa bakso yang berisikan 4 poket sabu di dalamnya.” kata Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting didampingi Kasat Narkoba Ipda Encek Indrayani, saat jumpa pers, Senin (21/12/2020) siang.

Dikatakannya, bahwa prosedur didalam Lapas dimana  setiap barang yang masuk  terlebih dahulu di cek.”Dan saat dilakukan pengecekan terbukti melakukan penyelundupan dengan modus dimana sabu sabu itu di masukkan ke dalam pentol kemudian di jahit, sabu tersebut kurang lebih 2 gram" kata Irwan Masulin.

Tambah dia, tersangka masih dalam pengembangan, dimana MC datang berdua bersama temannya AY, AY hanya menunggu di luar pagar Lapas, petugas Lapas membawa MC keluar dari lapas namun AY sudah kabur meninggalkan MC.

Sementara itu Kasat Narkoba Encek Indrayani menuturkan, tersangka MC telah melakukan aksinya sebanyak 3 kali, dimana aksi yang terakhir tertangkap tangan dengan petugas lapas.

"Setelah dilakukan introgasi, dimana kata MC  yakni hanya di suruh untuk mengantar ke Lapas dengan upah Rp. 50 ribu, saat ini masih di lakukan proses pendalaman atau pengembangan" Kata Encek

Lanjut dia, untuk AY yang kabur meninggalkan MC masih proses pencarian, dugaan sementara masih di Tenggarong dan untuk pengantaran narkoba ke lapas masih dalam pengembangan.

"Siapa kah yang di tuju yang akan memakai barang haram tersebut narapidana atau yang lainnya" Ujar Encek.

Pasal yang dikenakan terhadap MC UUD RI No. 35/2009 tentang narkotika, pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(*riz/poskotakaltimnews.com)