Kenali Gejala Covid-19 dan Sosialisasikan 3M
Alexander Kaliaga Ginting, saat sharing dengan Sekprov Kaltim, dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kaltim bersama Plt -Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Republik Indonesia dr. Muhmmad Budi Hidayat
SAMARINDA- Staf Khusus Menteri Kesehatan
Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan Alexander
Kaliaga Ginting mengatakan sudah hampir 10 bulan besama-sama pandemi
Covid-19 ini, virusnya masih melakukan penyebaran, walaupun gejalahnya ada yang ringan dan ada
yang berat.
Untuk angka kematian, lanjutnya walaupun sudah turun pada angka 2,9 persen,
tapi penularannya banyak terjadi kalster
keluaga dan pejabat belakangan ini. Artinya penyebaran Covid-19 ini tidak saja
terjadi pada lingkungan keluarga tetapi
juga pada lingkungan pekerja termasuk
lingkungan obyek vital maupun komunitas.
“Jadi
penularan ini masih terus berlangsung, tetapi ada kelamahan-kelamahan
didalam mengenali gejala, sehingga apa
yang terjadi, gejala-gejala ringan Covid ini sering terabaikan, jadi yang perlu disampaikan atau
disosialisasikan kepada masyarakat adalah untuk dapat mengenali gejala-gejala
Covid disamping sosialisasi 3M,” tegas
Alexander Kaliaga Ginting, saat
sharing dengan Sekprov Kaltim, dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kaltim bersama Plt -Plt Direktur Jenderal (Dirjen)
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P)
Kemenkes Republik Indonesia dr. Muhmmad Budi Hidayat , Selasa
(22/12/2020).
Kenali gejala, lanjut Alexander , saat ini masih dianggap enteng
seakan-akan tidak terkontaminasi , karena pada saat itu mungkin gejalanya masih
ringan, oleh karena itu, sosialisasi
terhadap untuk mengenali gejala Covid harus bisa ditanamkan para pimpinan, termasuk juga para pengelola obyek
vital, dan inilah yang sering dilupakan,
kalau dia karyawan mengalami gejala ringan maka karyawan tersebut harus of
sementara, jangan masuk kerja.
“ Kalau sudah batuk filek, jangan masuk kerja
karena itu bisa menularkan saat dia bersin
kepada yang lainnya walaupun itu sudah pakai masker, dan hal seperti inilah yang harus ditanamkan
dan disosialisasikan kepada karyawan-karyawati perusahan maupun kepada seluruh
lapisan masyarakat, tetap disiplin protokol kesehatan dengan menerapkan 3M,
termasuk memperkuat surveilans “pintanya.
Menurunya, 3M dan mengenali gejala sangat penting
disosialisasikan pada karyawan obyek vital, karena karyawannya banyak
berhubungan dengan sumber daya mansuia , baik itu karyawan tetap,
karyawan kontrak, dan apapun jenis karyawannya, penerapan protokol kesehatan
dan mengenali gejala tetap sama, tidak ada perberdaan,
“ Karena
virus Covid tidak mengenal jabatan dan status, tetapi kalau dia lengah dalam menerapkan protokol kesehatan
kemungkinan dia bisa tertular semua.
Jadi inilah yang disampaikan Menkes untuk disampaikan kepada Provinsi Kaltim,
karena Kaltim ini, provinsi dimana memang
memiliki banyak obyek vital, baik itu industri pertambangan, Migas ,
jasa dan sebagainya,” kata Alexander
Kaliaga Ginting.(mar/poskotakaltimnews.com)