Isran Noor: Perhutanan Sosial untuk Kesejahteraan Rakyat

img

(Isran Noor saat penyerahan SK Hutan Sosial)

SAMARINDA-Gubernur Kaltim  H Isran Noor mengatakan   Perhutanan Sosial dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berada di dalam dan di sekitar hutan.

Hari ini, lanjut  Isran Noor  telah diserahkan  Surat Keputusan  (SK)  Hutan Sosial, SK  Hutan Adat, dan SK Obyek Reforma Agraria (Tora) oleh Presiden Republik Indonesia  Joko Widodo  untuk seluruh Indonesia termasuk di Kaltim, khusunya di kabupatan Kutai Kartanegara (Kukar). 

“Dengan penyerahan SK ini, kita  harapkan  bisa bermanfaat  untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat  yang berada di sekitar hutan, dan itu juga sesuai aharah bapak Presiden Jokowi, “ kata Isran Noor, usai mengikuti penyerahan SK  Hutan Sosial, SK  Hutan Adat, dan SK Obyek Reforma Agraria (Tora)  oleh Presiden Jokowi  secara  virtual  dari Istana Negara, Kamis ( 7/1/2021).

Sebelumnya Presiden Jokowi dalam arahannya kepada penerima SK  Hutan Sosial, SK  Hutan Adat, dan SK Obyek Reforma Agraria (Tora )  mengatakan sejak lima tahun terakhir ini pemerintah memiliki perhatian yang khusus kepada redistribusi, hal tersebut terkait dengan kemiskinan, terkait dengan ketimpangan ekonomi,  khususnya yang terjadi di pedesaan  dan dilingkungan sekitar hutan.

“Ridistribusi ini juga   menjadi menjawab bagi banyaknya  terjadi sengketa agraria  yang ada, baik itu antar masyarakat, antar perusahaan maupun masyarakat dengan pemerintah, karena itu pemerintah akan terus mendorong redistribusi aset ini melalui kebijakan perhutanan sosial dan reforma agraria,” kata Jokowi.

Pada hari ini, lanjut Jokowi diserahkan 2.929 SK Perhutanan sosial  di  seleuruh tanah air  dengan luas 3.442.000 hektar,  yang Insyah Allah akan bermanfaat bagi  kurang lebih 6 51.000  Kepala keluarga   (KK), selain nitu juga diserahkan 35 SK Hutan Adat dengan luas 37.500 hektar,   58 SK Tora  dengan luas 72.000 hektar di 17 provinsi .

“ Oleh karena itu, Saya tidak ingin membagi-bagikan SK,  ini akan saya ikuti dan akan saya cek terus untuk memastikan bahwa lahan ini betul-betul dimanfaat  untuk kegiatan-kegiatan produktif, tidak diterlantarkan, tetapi terus dikembangkan untuk peningkatan ekonomi dan  kesejahteraan masyarakat,” pinta Jokowi. (mar/poskotakaltimnews.com)