Saat Pandemi Covid-19, Ismiati: Wajib Pajak Tinggal Memilih Layanan
Wagub
melakukan monitoring pelaksanaan prokes
SAMARINDA-Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kaltim Hj.Ismiati
mengatakan, dimasa pendemi Covid-19 saat, diharapkan kepada masyarakat
khususnya para wajib pajak kendaraan bermotor,
dapat memilih pelayanan yang diinginkan.
" Kita sudah mempersiapkan beberapa
pelayanan yang di inginkan, bisa melalui
mobile banking, Tokopedia, pegadaian, sadelpos, drive-thru maupun melalui ATM,
semuanya ada 12 cenel
Samsat," kata Ismiati usai mendampingi Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi
melakukan monitoring pelasanaan protokol kesehatan di Mall Pelayan Publik Kota Samarinda, Samsat
Induk Samarinda, dan UPTD Pelayanan
Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Wilayah Kukar, Selasa (9/2/2021).
Ismiati menambahkan partisipasi para wajib
pajak yang melaksanakan kewajibannya
taat membayar pajak, tentu sangat
membantu pemerintah dalam penerimaan pajak daerah, yang pada akhirnya
dikembalikan lagi ke masyarakat melalui program pembangunan.
"
Kami sangat mengapresiasi kepada wajib pajak yang telah melaksanakan
kewajibannya, disaat pandemi Covid-19 saat ini,
diharapkan masyarakat dapat memilih pelayanan yang kami berikan, sebagai
upaya dalam mendekatkan dan mempermudah pelayanan," tandasnya.
Ismiati juga menyampailan penerimaan pajak
kendaraan bermotor pada bulan Januari 2021, sebesar Rp 83 miliar, semestinya
kalau perhitungan target rata-rata Rp83,3 miliar, tapi Januari lalu hanya Rp83 miliar, masih mines
Rp300 juta.
"Melalui sosialisasi yang terus kita
lakukan, diharapkan bulan Pebruari ini bisa sesuai terget bulanan, sehingga
pada akhir tahun mendatang terget pajak kendaraan bermotor bisa tercapai
sebesar Rp 1 triliun " ujarnya.
Untuk pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), lanjut Ismiati pada bulan
Januari lalu tercapai terget bulanan.
" Kita juga mengharapkan realisasi penerimaan untuk BBNKB pada akhir
tahun nanti juga bisa tercapai sebesar Rp 860 miliar," kata Ismiati.(mar/poskotakaltimnews.com)