Perumda Tirta Mahakam Kukar Gelar Workshop Penggunaan Aplikasi Operator Produksi Berbasis Android
(PDAM yang kini berubah nama menjadi Perumda Tirta Mahakam mengadakan kegiatan workhsop penggunaan aplikasi operator produksi berbasis android, Senin (22/2/2021)
TENGGARONG, PDAM (Perusahaan Daerah Air
Minum) yang kini berganti nama menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta
Mahakam Kutai Kartanegara, menggelar workshop
penggunaan Aplikasi Operator Produksi Berbasis Android, Senin (22/2/2021) pagi tadi.
Kegiatan workshop yang diikuti sekitar 24
operator produksi Perumda Tirta Mahakam wilayah Tenggarong dilaksanakan di aula
Graha Tirta Mahakam IPA 1 Sukarame, yang secara resmi dibuka Ketua Dewan
Pengawas Perumda Tirta Mahakam Dr Sabran, dihadiri Direktur Utama Suparno,
Direktur Teknik, Direktur Umum, dan Kepala Bagian Produksi, serta Plt Kepala
Bagian Perekonomian Setkab Kukar.
Dalam kesempatan itu Dr Sabran mengatakan kemajuan
dalam pengelolaan suatu organisasi tak lepas dari berbagai hal, salah satunya
adalah membangun SDM, dengan tentunya mempersiapkan dan melaukan perubahan
perubahan kearah kemajuan.
Pihaknya mengapresiasi atas terlaksananya
kegiatan workshop penggunaan aplikasi operator produksi berbasis Android, yang
diharapkan bisa mempercepat proses peningkatan kinerja, karena sebagaimana
diketahui bahwa kebutuhan air merupakan kebutuhan untuk hajat hidup orang
banyak, bisa dibayangkan ketika distribusi air bersih ke pelanggan mati dalam
satu menit maka akan berdampak sekali.
“Hari ini kawan kawan diinternal Perumda saya
lihat sudah memiliki kapasitas untuk mendorong perubahan tersebut,” tandasnya.
Sementara Direktur Perumda Tirta Mahakam Suparno
mengungkapkan bahwa dengan bergantinya nama PDAM menjadi Perumda Tirta Mahakam
maka menjadi semangat untuk melakukan perubahan kinerja kearah yang lebih baik.
Perubahan mindset, bahwa apa yang dilakukan
bukan untuk menyulitkan proses kinerja, namun jelas akan memudahkan dan
mempercepat system kinerja.
“Secara bertahap kita lakukan proses
perubahan, untuk tahap pertama ini workshop penggunaan aplikasi operator produksi berbasis
anrdroid untuk wilayah Tenggarong yang akan menjadi role model nya, kemudinan
nanti tidak menutupkemungkinan untuk operatir wilayah hulu, tengah dan pesisir
juga akan dilaksanakn wordkhosp seperti itu,” ungkapnya.
Tak hanya bagian operator, bagian lain
diinternal Perumda juga akan dilakukan hal sama, seperti misalnya bidang
hubungan langanan (Hublang) nanti akan ada proses perubahan, yang muaranya
adalah untuk peningkatan pelayanan ke masyarakat.(awi/poskotakaltimnews.com)